H. Marwan mengaku bersyukur bisa membuka kegiatan ini karena banyak hal yang harus dipikirkan bersama untuk pengembangan anak di Kabupaten Sukabumi.
“Banyak hal yang perlu kita pikirkan. Maka dari itu, lewat kebersamaan Bunda PAUD ini, bisa membantu pendidikan di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Apalagi, tanggungjawab menjadi Bunda PAUD tak mudah. Sebab, harus berupaya menjawab tantangan SDM menuju Indonesia emas melalui pendidikan anak usia dini.
Paud menjadi satu lembaga yang bisa memberikan kontribusi dasar bagi pendidikan dan peningkatan SDM di Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.
Maka dari itu, H. Marwan berpesan untuk mendidik anak sesuai tumbuh kembangnya terutama usia anak yang masuk kategori golden age.
“Biarkan mereka berkembang sesuai usianya. Kita hadir untuk membimbing dan mengenalkan yang sesuai dengan usianya,” ungkapnya.
Bunda PAUD Kabupaten Sukabumi Hj. Yani Jatnika Marwan menambahkan, Bunda PAUD merupakan jabatan strategis yang diemban istri kepala daerah hingga tingkat desa. Bunda PAUD hadir untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas di masing-masing wilayah.
“Maju tidaknya PAUD, Bunda PAUD pun ikut andil. Jadi, mari majukan PAUD di tempat masing-masing. Sehingga, terbentuk PAUD yang berkualitas,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan penyerahan bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) PAUD kepada 718 lembaga yang telah diakreditasi oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami. Selain itu, H. Marwan pun menerima cinderamata dari pokja Bunda PAUD.
( @sp.Red@ksi.gtn.com
)