“Berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian, diketahui bahwa siswa yang terlibat tawuran adalah siswa dari sekolah Madrasah Tsanawiah Yasti, SMP PGRI, Madrasah Tsanawiah Al Falah dan SMP Gunungguruh 1,” jelasnya.
Masih menurut Rusmadi, saksi juga mengatakan bahwa mereka melihat para siswa yang terlibat aksi tawuran itu Nampak membawa senjata tajam berbagai jenis.
“Menurut keterangan saksi, diketahui sekitar 50 pelajar yang terlibat tawuran yang berlangsung sekitar 5 menit tersebut,” bebernya.
Beruntungnya akibat peristiwa itu, tidak menimbulkan adanya korban jiwa. Namun demikian, dirinya juga menekankan kepada seluruh pihak terkait baik sekolah maupun para orang tua dirumah, untuk tetap lebih waspada lagi dalam pengawasan buah hatinya.
“Aksi tawuran itu dibubarkan warga, dan untungnya tidak sampai jatuh korban jiwa. Saya tekankan lagi, kepada pihak sekolah dan orang tua maupun keluarga dirumah, untuk lebih mawas lagi memperhatikan anaknya. Jika memang sudah waktunya pulang, pastikan sang anak sudah kembali kerumahnya,” tandasnya. Pewarta : (Taji/red)