Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Jumat, 25 September 2026
Pilih Mode:
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Kecelakaan - GTN Pendidikan - GTN Politik - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Kunjungi Lokasi Yang Terdampak, Wapres Gibran Minta Segera Prioritaskan Akses Utama Diperbaiki

by Gardatipikornews.com
25 September 2026 - 16 Views

Solok || Gardatipikornews.com -- Wakil Presiden Republik Indonesia, (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026), untuk meninjau kondisi masyarakat dan infrastruktur yang terdampak banjir bandang. 

Gibran, mengecek langsung kondisi warga di salah satu titik yang terdampak banjir di Kayu Aro Batang Barus, Kabupaten Solok.  

Gibran melakukan, peninjauan bersama dengan Kepala BNPB Suharyanto, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, serta pejabat daerah setempat. 

Gibran berjalan kaki menanjak untuk melihat, proses pengerukan lumpur di aliran sungai dan sekitar rumah warga. Dia juga meninjau jembatan di sekitar lokasi yang turut terdampak banjir. Sambil meninjau, ia juga mendapat penjelasan soal kondisi pascabencana dari Bupati Solok Jon Firman Pandu. 

Ia menjelaskan kepada Wapres Gibran, bencana banjir bandang melanda Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, yang terjadi Senin malam (23/9/2026). 

"Banjir bandang atau galodo yang menerjang Kecamatan Gunung Talang, itu turut berdampak pada 411 warga. Dari pendataan kami, ada 411 warga yang terdampak. Dari jumlah itu, 53 Kepala Keluarga (KK) atau 183 jiwa saat ini masih mengungsi," ujar Bupati Solok.

Bupati Jon Pandu merinci, 411 warga terdampak terdiri dari 160 laki-laki dan 165 perempuan. Selain itu, terdapat 38 lansia, 6 bayi, 39 balita, dan 3 ibu hamil. Dari bencana ini, ada satu korban meninggal dunia dan satu korban masih dalam tahap pencarian.

Wapres Gibran meminta, pemulihan akses utama dan infrastruktur terdampak untuk segera diperbaiki, agar tidak menghambat mobilitas perekonomian masyarakat.

"Infrastrukrur harus jadi prioritas untuk segera diperbaiki, karena akses utama harus segera pulih. Kita pastikan jalur yang digunakan masyarakat aman, sehingga mobilitas warga, distribusi bantuan, dan pelayanan pemerintahan bisa kembali berjalan. Keselamatam masyarakat harus menjadi prioritas," ujar Wapres Gibran.

Saat meninjau Jembatan, Arosuka yang menjadi akses penghubung Kota Padang dan Kabupaten Solok, Wapres menginstruksikan agar kebutuhan sarana dan prasarana jembatan, termasuk ruas jalan di sekitarnya yang terdampak banjir, segera ditangani.

"Akses utama jalan dan jembatan harus dipulihkan secepat mungkin. Utamakan juga aspek keselamatan warga yang melintas," tegasnya.

Dari infrastruktur penghubung antardaerah, perhatian Wapres kemudian berlanjut pada fasilitas penyelenggaraan pemerintahan. 

Ketika mengunjungi, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok yang turut terdampak, Wapres meminta dilakukan pendataan menyeluruh terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan.

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, kejadian banjir bandang pada Senin malam (21/9/2026) lalu, merusak sedikitnya 12 bangunan perkantoran di wilayah Kabupaten Solok. 

Untuk itu, pendataan tersebut diperlukan guna menentukan bentuk penanganan berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensinya, sekaligus menjaga agar pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan.

"Untuk fasilitas penyelenggaraan pemerintahan yang terdampak, segera didata, mana yang membutuhkan penanganan darurat, mana yang membutuhkan perbaikan permanen. 

"Hal yang paling penting, pelayanan kepada masyarakat jangan sampai berhenti dan segera dilakukan pemulihan lokasi yang terkena dampak banjir ini," kata Wapres.

Pewarta: Tim Gtn || Publikasi  : Red@ksi.gtn.com 

Sebelumnya
Kapolda NTB : Imbau Warga Jaga Keamanan Jelang MotoGP...
Selanjutnya
Polda NTB : Sertijab Kabiddokkes, Kombes Iskandar Gantikan Kombes Komang...

Berita Terkait :