LOMBOK TIMUR - NTB | Gardatipikornews.com -
Lembaga Peduli Masyarakat Petani dan Peternak (LPMPP )Lombok Timur mengadakan program pemeriksaan dan pengobatan gratis yang bekerjasama dengan Harisma Aly Satria (Putra Bupati Lotim) sebagai donatur bersama tim medis dari Harisma Aly (Donatur Acara), Ahad 6 November 2022 di Kondok, Sekretariat LSM LPMPP Desa Borok Toyang, Kecamatan Sakra Barat, Kab.Lombok Timur. Supriadi (Ketua Umum LPMPP LOTIM) memberi sambutan bahwa program pemeriksaan dan pengobatan ini sebagai bentuk kepedulian LPMPP LOTIM terhadap masyarakat Desa Borok Toyang, menurutnya Perubahan musim dan cuaca diduga sebagai penyebab banyaknya masyarakat yang terjangkit penyakit.
sambung Harisma Aly .."
Pada sambutannya ia mengatakan "saya lebih banyak menghabiskan waktu di luar daerah untuk belajar dan berkarir, tetapi tidak lupa dengan kampung halaman sehingga Alhamdulillah pada kesempatan yang baik ini saya dapat bersilaturrahmi dalam acara pemeriksaan dan pengobatan gratis ini.Ungkapnya .
Ia juga menghimbau kepada masyarakat supaya menceritakan jenis penyakit apa yang dirasakan dan gejala yang diidap serta obat seperti apa yang diperlukan agar bisa segera mendapat pertolongan/bantuan.Tutur Harisma
" Pemeriksaan dan pengobatan pun mulai berlangsung sekitar pukul 09.30 yang dilakukan oleh tim medis beserta panitia, terlihat Masyarakat sangat antusias mengikuti pemeriksaan dan pengobatan tersebut, Hal ini terbukti dari banyaknya masyarakat yang hadir berbondong bondong mendatangi lokasi kegiatan.
Adapun Masyarakat yang datang ke tempat pemeriksaan dan pengobatan tidak hanya berasal dari Desa Borok Toyang saja , akan tetapi ada juga dari masyarakat Desa Pengkelak Mas dan Desa Bungtiang, sehingga masyarakat yang mengikuti program pemeriksaan dan pengobatan ini mencapai jumlah yang cukup besar seperti yang terlihat pada pukul 12.37 Wita.
Adapun Warga masyarakat yang sudah mendapatkan pelayanan dari tim medispun sudah mencapai sekitar 90 jiwa.
Kegiatan Pemeriksaan dan Pengobatan sayangnya harus selesai pada sekitar pukul 13.20 , dikarena stok obat dari tim medis sudah habis, sementara masyarakat yang mau diperiksa dan diobati masih ada saja yang datang ke tempat lokasi.
*(Zulhadi)*