Bogor || Gardatipikornews.com
- Bertempat di kantor Desa Cibeuteung Muara Kec. Ciseeng, Senin 21 Oktober 2024 dari Politeknik Siber & Sandi Negara mengundang para anggota Usaha Mikro Kecil Menengah dalam rangka pelatihan dan pembinaan di Desa Cibeuteung Muara, dengan tema: "Terkenal, Aman dan Bertambah". Hadir dari Politeknik Siber dan Sandi Negara tim yang dikoordinir Amiruddin selaku Wakil Direktur 1 mewakili Direktur yang berhalangan. Sementara tuan rumah Kepala Desa Cibeuteung Muara Asep Suhendar didampingi Sekdes Suheri, Rusdiansyah, Edi Permana, Saadudin, Cecep, Munawar, dan pelaku usaha UMKM: Sukirman (pemilik usaha Sereh Lemon/Sermon), Suci Hati (Abon Lele), Munawar Sopian (Ikan Louhan), Deri Jaya (Keripik Singkong), Rusdi (Tailor), Koje (Steam, Gurame), Siti Mulyani (Kripik Pisang), Ade Umaroh (Seblak Teh Ade), Aniroh (Bakso Brew), Toyah (Cake). Mengawali sambutan diberikan pengatur acara kepada Wakil Direktur Bidang Akademik Dr. Amiruddin S. Kom, M.T.I yang mewakili Direktur Politeknik Siber & Sandi Negara terkait kegiatan seperti ini yang harus dilakukan oleh setiap perguruan tinggi, selain pengajaran, melakukan penelitian, juga pengabdian pada masyarakat.
Sebuah kegiatan, tutur Dr. Amiruddin S.Kom, M.T.I kembali, bertujuan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat. Walau kecil tetapi diharapkan setiap insan pendidikan di perguruan tinggi harus melaksanakan kegiatan ini.
Alhamdulillah, Politeknik Siber & Sandi Negara telah mendapatkan kesempatan dari Kepala Desa Cibeuteung Muara Asep Suhendar yang temanya tentang UMKM.
Singkat Dr. Amiruddin S.Kom, M.T.I menuturkan tentang sekolah Politeknik Siber & Sandi Negara yang saat ini membahas tentang keamanan siber dan sandi. Sandi adalah kode-kode dimana berkomunikasi tanpa diketahui pihak lain. Begitu pula dengan setiap negara pasti mempunyai rahasia, dan itu harus dirahasiakan dari negara-negara lain. Belajar sandi dalam rangka pengamanan informasi. Apalagi saat ini teknologi sudah semakin berkembang dan berevolusi.
Sambutan kedua disampaikan Kepala Desa Cibeuteung Muara Asep Suhendar. Ia sangat bersyukur desanya telah dipilih sebagai desa binaan oleh Politeknik Siber & Sandi Negara. Program-program yang dikembangkan di Desa Cibeuteung Muara, diantaranya terkait tuntutan dari pemerintah pusat bahwa desa desa di Indonesia harus mempersiapkan diri menjadi desa digital.
Mengenai UMKM di wilayahnya, pelaku usaha hanya mengembangkan usaha hanya dari mulut ke mulut saja. Kini akan ditambah keilmuan pelaku usaha. Salah satunya bagaimana produk dapat dikenal luas.
Mutia Zahra Malika sebagai narasumber dengan ramah membagikan ilmu tentang UMKM. Beliau memiliki online shop di Shopee yang bisa menjual dan membeli. Menuturkan mengenai pengalamannya di bidang usaha fashion menjual kerudung, gamis, baju nikahan ala Malaysia yang ternyata diminati masyarakat.
Bersama seorang temannya sesama mahasiswa kala itu, dengan modal 1 juta rupiah dalam kurun waktu 1 bulan bisa menghasilkan 7,5 juta rupiah. Di bulan ke 2 memperoleh penjualan Rp. 11.600.000,-. Selama 3 tahun usahanya berkembang menghasilkan Rp. 363.164.089,-.
Narasumber ini dihadapan para pelaku usaha UMKM juga membimbing memberikan bantuan membuat akun, awal dari pembinaan usaha menuju sukses.
Dipenghujung kegiatan pembinaan pada pelaku usaha, awak Gardatipikornews menyempatkan berbincang singkat dengan Wakil Direktur Bidang Akademik Dr. Amiruddin S.Kom, M.T.I, tutur beliau, kami dari Politeknik Siber dan Sandi Negara adalah sekolah vokasi kedinasan dengan jenjang diploma empat, yang berada di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara. Poltek SSN menghasilkan sumber daya manusia sandi dan siber. Poltek SSN sebagai perguruan tinggi berkewajiban melaksanakan Tridharma Perguruan tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Pada hari ini Poltek SSN melaksanakan salah satu dharma dari Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat.
( @gustion Kaperwil Jabar )