Sukabumi, Sukaraja, Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Tak hanya berorientasi pada prestasi akademik, MI Al-Misbahul Huda Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, terus mengutamakan pembentukan akhlak dan penanaman kecintaan kepada Allah SWT melalui program pembiasaan yang konsisten dijalankan sejak 2018.
Di bawah kepemimpinan Kepala Madrasah Habiburrohman, S.Pd.I., program tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang religius, berakhlakul karimah, serta memiliki kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, sesama manusia, dan lingkungan.
Kegiatan pembiasaan dilaksanakan setiap Selasa hingga Jumat, mulai pukul 06.30 hingga 07.30 WIB. Melalui kegiatan ini, peserta didik dibimbing untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, ketulusan, dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi MI Al-Misbahul Huda Nagrak, yakni “Berakhlakul Karimah, Religius melalui Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.” Visi ini menjadi landasan dalam membangun budaya pendidikan yang mengedepankan keteladanan, kasih sayang, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, sesama, lingkungan, dan bangsa.
Melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memahami nilai-nilai keislaman secara teori, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Madrasah meyakini bahwa pembentukan karakter membutuhkan proses, keteladanan nyata, dan pendampingan yang konsisten dari para pendidik.
Dalam pelaksanaannya, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan bagi peserta didik. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, religius, serta mendukung perkembangan karakter anak secara menyeluruh.
Lebih dari sekadar program pendidikan karakter, kegiatan tersebut juga menjadi ikhtiar spiritual keluarga besar MI Al-Misbahul Huda Nagrak untuk meraih keberkahan ilmu, keberkahan waktu, dan rida Allah SWT. Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari tumbuhnya keimanan, kedisiplinan, tanggung jawab, ketulusan, dan akhlak mulia dalam diri peserta didik.
Konsistensi pelaksanaan program sejak 2018 menunjukkan komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini. Agar hasilnya semakin optimal, diperlukan sinergi antara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat sehingga nilai-nilai positif yang ditanamkan di sekolah dapat terus diterapkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Bagi MI Al-Misbahul Huda Nagrak, pembiasaan merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi sesama. Melalui semangat Kurikulum Berbasis Cinta, madrasah berupaya memadukan kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, dan keluhuran budi pekerti sebagai fondasi pendidikan.
Sejak 2018 hingga kini, komitmen tersebut terus dijaga melalui semangat menanamkan cinta dan membiasakan kebaikan. Harapannya, setiap proses pendidikan dapat membentuk generasi berkualitas yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik serta senantiasa berupaya meraih keberkahan dan rida Allah SWT.
MI Al-Misbahul Huda Nagrak — Madrasah Mandiri, Madrasah Berprestasi.
Pewarta: Asep supiandi || Publikasi : Red@ksi.gtn.com