Sebab itu kepada Pemerintah terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Banggai di pertanyakan !, mungkin saja dalam dugaan sudah konspirasi sehingga Selama ini tidak pernah ada pengawasan alias pembiaran.
"Sejumlah warga penerima manfaat tersebut mempertanyakan mengenai Septik plus jamban mereka yang sampai hari ini belum terealisasi atau belum Selesai, sementara itu proyek septik plus jamban sudah dianggarkan oleh Pemerintah dengan anggaran yang cukup besar dan pelaksanaan waktunya itu dibatasi, bukan seperti ini sudah berjalan 1 tahun lamanya belum selesai, aneh bin ajaib" ungkap warga.
"Harapan warga penerima manfaat Dinas terkait selaku penanggung jawab Proyek tersebut harus segera menyelesaikan item pekerjaan,dan meminta pihak APH agar segera menindak lanjuti keluhan kami" dan jangan dibiarkan uang Negara disantap siluman" tandas warga.
Untuk memastikan keluhan sejumlah warga maka Awak media ini turun langsung menginvestigasi Proyek tersebut yang dinilai tidak karuan, sudah hampir setahun belum selesai, tangki-tangkinya semua di atas tanah, bahkan banyak galianya yang sudah tertutup kembali dengan tanah, sebab itu Awak media ini mengambil waktu pada hari minggu (19/6/2022) turun langsung di lokasi proyek tersebut.
Pewarta:Kaperwil Sulteng.