Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Pendidikan - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Usut dan Proses Proyek Septik Plus Jamban di Desa Baya Kecamatan Luwuk Timur

by Gardatipikornews
20 Juni 2022 - 420 Views
Banggai | Gardatipikornews.com - Proyek septik plus jamban yang dialokasikan di desa Baya Kecamatan Luwuk Timur tidak kunjung selesai, proyek sudah berjalan kurang lebih satu tahun namun masih terbengkalai sampai sekarang ini. "Dinas PUPR Kabupaten Banggai di minta warga penerima manfaat harus turun langsung menijau dilapangan kondisi pekerjaan jambanya banyak yang belum selesai, ada yang belum digali lubang sepitengnya, ada juga yang belum ditimbun ruang dalamnya, pokonya tidak beres terang warga" "Yang ironisnya galian pondasi dan penimbunan dibebankan kepada warga penerima manfaat sementara proyek tersebut memiliki anggaran yang cukup besar, bagaimana bisa dibebankan kepada warga penerima manfaat ?, benar-benar lucu" ucap warga. Sebab itu kepada Pemerintah terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Banggai di pertanyakan !, mungkin saja dalam dugaan sudah konspirasi sehingga Selama ini tidak pernah ada pengawasan alias pembiaran. "Sejumlah warga penerima manfaat tersebut mempertanyakan mengenai Septik plus jamban mereka yang sampai hari ini belum terealisasi atau belum Selesai, sementara itu proyek septik plus jamban sudah dianggarkan oleh Pemerintah dengan anggaran yang cukup besar dan pelaksanaan waktunya itu dibatasi, bukan seperti ini sudah berjalan 1 tahun lamanya belum selesai, aneh bin ajaib" ungkap warga. "Harapan warga penerima manfaat Dinas terkait selaku penanggung jawab Proyek tersebut harus segera menyelesaikan item pekerjaan,dan meminta pihak APH agar segera menindak lanjuti keluhan kami" dan jangan dibiarkan uang Negara disantap siluman" tandas warga. Untuk memastikan keluhan sejumlah warga maka Awak media ini turun langsung menginvestigasi Proyek tersebut yang dinilai tidak karuan, sudah hampir setahun belum selesai, tangki-tangkinya semua di atas tanah, bahkan banyak galianya yang sudah tertutup kembali dengan tanah, sebab itu Awak media ini mengambil waktu pada hari minggu (19/6/2022) turun langsung di lokasi proyek tersebut.

Pewarta:Kaperwil Sulteng.


Sebelumnya
Musyawarah Penyampaian Aspirasi Masyarakat Desa Jayagiri Terhadap Kepala Desa Jayagiri Yang...
Selanjutnya
Rapat Kordinasi ( Rakor ) BKM Kecamatan Sukaraja Di wisata Kebon...

Berita Terkait :