Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar kegiatan pengajian rutin bulanan yang dikenal dengan sebutan Sahriahan Desa Neglasari. Acara berlangsung di Aula Kantor Desa Neglasari dan dihadiri oleh para tokoh agama, pemuda, serta masyarakat setempat.
Kegiatan keagamaan ini telah menjadi agenda tetap setiap bulan, tepatnya pada hari Rabu terakhir di bulan Masehi. Tujuannya bukan hanya mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga menjadi wadah penyampaian informasi, pembinaan keagamaan, dan pemecahan berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut hadir jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat desa, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 12 wilayah yang tersebar mulai dari Puncak Haur hingga Dusun Baros Dua Cigadog, serta Dewan Masjid Indonesia (DMI) tingkat desa, Majelis Taklim Muhalimat, dan kelompok ibu-ibu majelis sholawat.
Setiap bulannya, kegiatan pengajian ini diisi secara bergiliran oleh para ustaz dan kiai dari masing-masing DKM, serta narasumber dari tingkat kecamatan. Untuk periode terakhir, ceramah diisi oleh Kiai Ahidayat, yang lebih dikenal sebagai Ustaz Geledeg, selaku pembina Yayasan Mabda Islam.
Kepala Desa Neglasari menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis, tidak hanya sebagai sarana keagamaan, tetapi juga sebagai media komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Selain mempererat tali silaturahmi, melalui forum ini kami bisa menyampaikan berbagai informasi penting dari pemerintah serta menggali aspirasi masyarakat. Diharapkan kegiatan ini juga memperkuat pemahaman keagamaan dan menciptakan suasana yang tentram di lingkungan Desa Neglasari,” ujarnya. Rabu (29/10/25).
Dengan adanya pengajian rutin ini, warga Desa Neglasari diharapkan semakin kompak, berwawasan luas dalam keagamaan, dan mampu menjaga keharmonisan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pewarta : Asep Supiandi