Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Akibat Kurang Adanya Pengawasan Dari Dinas Pertanian Tekait Pembangunan Irigasi DAM Parit ( Swakelola ) Diduga Asal Asalan Tanpa Mengutamakan Kualitas 

by Gardatipikornews
24 September 2024 - 656 Views

Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com 

-  Pemerintah Pusat Atau pun Daerah Telah menggelontorkan Bantuan yang begitu besar ke Semua SKPD, salah satunya bantuan dari dinas pertanian yang langsung ke penerima mamfaat bantuan tersebut ke ketua kelompok,Selasa,24/09. Salah satu Penerima Manfaat Pembangunan Irigasi DAM Parit  yaitu kelompok TANI MEKAR II  yang beralamat di Desa Neglasari Kecamatan Purabaya, Kab. Sukabumi, Sumber Anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Fisik Bidang Pertania  Dengan Besar Anggaran 120.000.000 Tahun 2024 Adapun Hasil temuan di lapangan Diduga dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan jenis bahan bahan Matrial seperti Pasir ngambil dari tempat /Dari Sungai Cibening Begitu pun Batu ngambil dari Tempat yang sama. " Amas Ketua kolompok ketika di wawancarai terkait pembangunan yang sedang di laksanakan membenarkan bahwa Pasir dan Batu Mengambil dari sugai yang disini. jelasnya Yang menjadi Sorotan Awak media pembangunan tersebut di di duga tidak sesuai (RAB) ketika ngambil batu dari walungan cibening Dampak nya yang harus di jaga karena batu batu yang ada di situ ketika di ambil terus di pake untuk pembangunan dampak erosi ketika musim penghujan, Pasir pun setidaknya harus yang sesuai peruntukan dan kekuatannya. [gallery ids="99253,99252,99251"] Awak media pun Langsung menghubungi Dinas yang terkait lewat tlpn seluler tetapi Tidak ada respon. Padahal Awak media ingin klarifikasi sekaligus konfirmasi kepada dinas dugaan kuat ini akibat kurang adanya pengasawan dari dinas. Apa dari Dinas Pertanian hanya duduk manis saja di kursi tanpa mengawasi. Di tempat terpisah warga masyarakat yang tidak mau disebut namanya. Ketika di wawancarai awak media menjelaskan kami sebagai waraga masyarakat, kami beberapa tahun bekerja di bangunan kalo bahan bahan matrial itu standar harus yang sesuai, Kelayakan Pasir yang di pake apalgi pembagunan ini setiap detik air walungan cibening mengalir seharusnya pake pasir yang berkualitas bukan ngambil dari aliran sugai ini. Jelasnya Kami mohon kepada Dinas yang terkait secepatnya Turun kelangan (APH) Aparatur Penegak Hukum, INSFEKTORAT Khusnya Irbansus Kabupaten Sukabumi,Kejaksaan Negri Kabupaten Sukabumi,TIPIKOR Kabupaten Sukabumi Secepatnya Turun kelapangan Untuk Melakukan Penyelidikan.   Pewarta : @Yayan / @Red@ksi.gtn.com
Sebelumnya
BKMT Desa Pengasinan Kecamatan Gunung Sindur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Bersama Kepala Desa...
Selanjutnya
Kapolri Temui Negosiator Pembebasan Pilot Susi Air, Apresiasi Kedepankan Soft...

Berita Terkait :