Bogor || Gardatipikornews.com -- Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak, terutama di bawah lima tahun, akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Anak akan dikatakan stunting jika tinggi badannya berada di bawah rata-rata usianya, dan ini dapat berdampak pada perkembangan fisik anak.
Stunting tetap menjadi perhatian utama karena dampaknya sangat luas pada kesehatan serta perkembangan anak dan juga potensi produktifitas untuk masa depan. Untuk itulah upaya pencegahan stunting harus terus ditingkatkan melalui edukasi gizi, perbaikan pola asuh, dan peningkatan akses terhadap makanan bergizi.
Senin, 27 Oktober 2025 Pukul. 13.00 di Aula Kantor Desa Cogreg dilaksanakan Aksi Percepatan Penurunan Stunting Dilaksanakan Pemdes Cogreg Kec. Parung.

Kegiatan tersebut dihadiri Kades Mad Yusuf Supriatna, Ket. Tp Pkk Desa Maisaroh, Ket. Tp Pkk Kec. Parung Hesty Adhi Nugraha, Kasipem Abdurohman, Lkc Dompet Dhuafa, Kepala PKM Cogreg Dr. Diana, Zulfa Mumtaz, Lkb Kec. Parung Syamsurizal, Kadus IV Sumantri, Kadus III Sukendar, Pokja III Eti Rosmiati, Pokja IV Tien Kesumawati, Ketua BPD Rahmat Hidayat, Nursalim, LPM: Saepul Anwar, Abduulloh, kader Posyandu Desa Cogreg: Sri Sugiarti, Dede Heryanom, Emi Wahyuningsih, Rosidah, Lia Purnamasari, Ita Rosita, Rosidah, Nurhasanah, Yanti, Noviyanti, Titin Kartika (bertugas sebagai Pembawa Acara), Susilawati dan Mardianah.
Kegiatan rembuk stunting yang digelar di aula Kantor Pemdes Cogreg Kec. Parung Jl. Raya Pahlawan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang kemudian disusul dengan sambutan orang No. 1 Desa Cogreg Kepala Desa Mad Yusuf Supriatna.
Ia menjelaskan kalau Desa Cogreg telah terjadi penurunan stunting yang cukup signifikan, dimana pada Tahun 2024 mencapai 41 orang, maka pada Tahun 2025 menjadi 30 anak. Ini berkat upaya kerjasama yang baik , berharap tidak terjadi penambahan karena Desa Cogreg terbanyak di Kec. Parung dalam stunting.
Pemdes Cogreg terus memberikan makanan tambahan bagi anak-anak stunting dan ibu hamil dengan anggaran 84 Juta/tahun dan posyandu 28 juta/tahun. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi anak-anak sttunting.
Usai sambutan Kades Mad Yusuf Supriatna, menyusul sambutan Kasipem Kec. Parung Abdurohman lalu Ketua TP. PKK Kecamatan Hesti Adhi Nugraha sebagai narasumber yang memaparkan 12 Langkah Strategis dalam mengatasi Stunting
Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar