“Refund harga mati…!” teriak pengunjuk rasa.
Ketua Umum DPP GEMPITA T. Rusdy meminta ada kejelasan terkait nasib para pembeli unit Meikarta.
“Mereka sudah membayar lunas, tapi unitnya gak ada, belum juga diserahkan sampai sekarang. Sudah dikomunikasikan dengan pihak Meikarta, tapi juga tidak ada kejelasan,” ungkapnya.
Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus, yang menerima aspirasi menyatakan agar Lippo Group selaku pengembang Meikarta dapat memperjelas persoalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut Lasarus, dampak ketidakjelasan ini sangat membuat rakyat menderita.
“Jangan sampai orang enggak jelas nasibnya, saya dapat kabar ada yang sudah meninggal, ada yang stres enggak bisa bayar sekolahan anak, kan kasihan,” kata legislator Dapil Kalimantan Barat (Kalbar) ini“Jangan ngumpulin uang rakyat terus barangnya enggak ada, korbannya rakyat banyak, enggak benar bisnis seperti ini, menurut saya cara kerja Meikarta kalau seperti ini, sampai orang datang ke sini mengadu, memalukan. Catat, memalukan. Saya minta ini segera diselesaikan, itu harapan kami wakil rakyat,” sambung Lasarus.
Lasarus menyatakan akan mendiskusikan kasus ini untuk memperjelas wewenang DPR dalam membantu para korban.
Sementara itu pihak Meikarta belum dapat dikonfirmasi.
( Sumber : Oskar Pendong | @Red@ksi.gtn.com
)