Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Bahas RAPBD 2022, Komisi III Minta Pemkot Prioritaskan Pembangunan Strategis

by Gardatipikornews
08 November 2021 - 617 Views

BOGOR , Gardatipikornews.com -


Komisi III DPRD Kota Bogor telah selesai membahas rancangan APBD 2022 dengan mitra kerja. Dalam pembahasan yang digelar selama tiga hari itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin menegaskan bahwa Pemkot Bogor harus prioritaskan pembangunan strategis di tahun depan. Sebab, menurut pria yang akrab disapa ZM ini, tahun depan merupakan pintu gerbang pembangunan setelah Kota Bogor melewati masa pandemi Covid-19 selama kurang lebih dua tahun. "Jadi dari pembahasan kemarin, kami meminta dilaksanakannya pembangunan strategis yang esensial," jelas ZM. Adapun program yang diwajibkan oleh komisi III untuk diselesaikan adalah pembangunan jalan R3 dan Masjid Agung. "Pekerjaan pemkot yang tak kunjung tuntas, yaitu jalan R3 dan saya harap itu diprioritaskan, jangan sampai terlewat lagi dengan alasan apapun. Yang kedua, Masjid Agung juga tahun depan akan memasuki pembangunan tahap akhir, dan ini harus selesai di tahun 2022, buktikan kalau pemkot serius membangun rumah ibadah yang sudah 6 tahun belum juga rampung," tegas ZM. Tak hanya itu, politisi PPP itu juga menyoroti perihal rencana kelanjutan pembangunan tol BORR yang akan menyasar Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal. ZM meminta agar Pemkot Bogor aktif dalam hal sosialisasi pembangunan agar nantinya tidak ada bentrokan antar warga dan pengembang. "Jangan sampai pembangunan itu menimbulkan polemik. Jadi pemkot harus aktif mensosialisasikan kepada masyarakat," pungkasnya.(Adv)
Sebelumnya
E - Warung Harun Desa Lengensari Kecamatan Sukaraja Menyalurkan Bantuan Sembako Dengan Mengikuti...
Selanjutnya
*Dikepung Bencana, Atang Minta Pemkot Bunyikan Alarm Siaga...

Berita Terkait :