Bogor || Gardatipikornews.com
- PENA Foundation merupakan Lembaga Non Profit yang berkomitmen memperkuat UMKM dan pertanian berbasis di Kabupaten Bogor. Tercatat 3.500 Pelaku UMKM & 500 petani di Kabupaten Bogor dibawah binaannya, semuanya telah terverifikasi data yang akurat dan diikat dengan aplikasi berbasis website serta APK Play Store. Hal itu dibenarkan Ketua PENA Foundation Sandi Hanafia. Menurutnya, perlu membuat sebuah Event Akbar sebagai bagian mengedukasi dan memperkenalkan seluruh Pelaku UMKM dan petani lokal binaan. Melalui event diharapkan bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan stake holder Pemerintah. Tujuannya adalah agar dapat menjalin kolaborasi berkelanjutan serta mengontrol jalannya ekosistem yang baik melalui Platform Digital yang telah dibuat.
"Momentum Sumpah Pemuda PENA Foundation akan menggelar UMKM & Farming Product Exhibition. Rencananya akan diselenggarakan pada Tgl. 1 - 3 Nopember 2024 Pukul. 10.00 WIB s/d Pukul. 22.00 WIB. Bertempat di Jl. Alternative Sentul Pemda Gedung Laga Satria (Area Pakan Sari),"ujar Sandi Hanafia di Sekretariat PENA Foundation, Perumahan Graha Kartika (Puspa Kartika) Bojong Gede, Kabupaten Bogor.
Sandi kembali menuturkan, tema kegiatan mengangkat "Meningkatkan Kreasi Lokal, Inspirasi Global &
Tekhnologi Digital Menuju Bogor Istimewa”. Melalui event ini diharapkan bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan stake holder Pemerintah. "3500 Pelaku UMKM dan petani akan meramaikan acara tersebut.
"Mereka ini kita bagi ke dalam cluster berdasarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Diantaranya: Kue Basah, Kue Kering, Fashion, Hand Craft, Perikanan, Otomotif, Tanaman, Kelontong dll," terang penanggung jawab acara ini.
Ia menambahkan, tujuan acara tersebut dilaksanakan agar dapat menjalin kolaborasi berkelanjutan dan mengontrol jalannya ekosistem yang baik melalui Platform Digital yang telah dibuat. Menurutnya, tujuan jangka pendeknya dengan mengumpulkan, mendata potensi, mengklasifikasi, memverifikasi, dan mendampingi kepengurusan legalitas usaha.
Jangka menengah, lanjutnya, memberikan edukasi marketing 4.0 berbasis Digital (Cipta Pasar Digital).
"Tujuan jangka panjangnya yaitu meningkatkan akses pasar bagi Pelaku UMKM dan Pelaku Tani. Memberikan Plat Form Digital untuk dapat berkolaborasi antara pelaku UMKM, Pelaku Tani, Investor, Pengusaha, Korporasi, dan Pemkab Bogor. Membantu peningkatan Ekonomi lokal Kabupaten Bogor untuk bisa Naik Kelas menuju Pasar Global," jelasnya.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Andi Permana, SE mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, acara tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian dan dukungan PENA Foundation terhadap perkembangan ekonomi lokal. Yaitu melalui program pemberdayaan UMKM dan Sektor Pertanian.
Dirinya berharap acara ini bisa menjadi titik tolak bagi Inovasi, Kolaborasi dan sinergitas yang lebih luas. Yaitu antara penggiat UMKM, Kelompok Tani, para pelaku bisnis, Pemkab Bogor, Perusahaan-perusahaan swasta, konsumen serta seluruh warga dan masyarakat Kabupaten Bogor.
"Harapannya ialah bisa memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor. Kami mengundang semua pihak untuk berpartisipasi dalam acara ini, demi kesuksesan bersama. Terima kasih untuk perhatian, partisipasi dan kerjasamanya.
Kami berharap, acara ini dapat menjadi titik tolak bagi inovasi, kolaborasi dan sinergitas yang lebih luas antara penggiat UMKM, Kelompok Tani, para pelaku bisnis, Pemkab Bogor, Perusahaan-perusahaan swasta, konsumen serta seluruh warga dan masyarakat Kabupaten Bogor dalam memajukan ekonomi dan kesejahteraan Kabupaten Bogor.
"Kami mengundang semua pihak untuk berpartisipasi dalam acara ini demi kesuksesan bersama. Terima kasih untuk perhatian, partisipasi dan kerjasamanya," ungkap Pembina PENA Foundation ini kepada awak GTN.
Pewarta: Agustion/Aria/Wahyudin/Sapuani