Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Berbagi Bersama dengan RBPM (Renjani Bersatu Pejuang Massa), PWDPI NTB dan Masyarakat Madayin

by Gardatipikornews
27 Februari 2023 - 531 Views
Lombok Timur - NTB| Gardatipikornews.com// Bapak Mahnun merupakan salah satu masyarakat Desa Madayin, Kecamatan Sambelia yang hidup dengn keterbatasan ekonomi dan sangat memperihatinkan. Ia tinggal di sebuah berugak pekarangannya serta memiliki penyakit kaki yang tidak biasa. Minggu (26/2/2023) Beliau sendiri mengakui tidak tahu apa penyebab rasa sakit pada kakinya bahkan untuk pergi berobat kerumah sakit atau puskesmas terdekat saja tidak pernah dikarenakan kendala biaya. Sudah hampir satu tahun Bapak Mahnun hidup dengan kapasrahan, tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan ditengah tanggungan anak perempuan dan istrinya. "Sebagai kepala keluarga saya hanya bisa melihat, sedih, dan terkadang merasa terpukul melihat istri dan anak saya bekerja seperti apa yang pernah saya kerjakan sebelumnya," ujar Bapak Mahnun. Adapun rumah Bapak Mahnun di pegubukan Ketapang Utara telah ditempati oleh anaknya yang sudah menikah. Beliau lebih banyak tinggal di pekarangan berugak miliknya yang hanya berukuran 4×6 meter. Kondisi berugak tersebut bisa dikatakan sudah tidak layak dan terkadang sering dihantam hujan angin ketika cuaca sedang ekstrim seperti saat ini. "Saya selaku perwakilan dari RBPM menyampaikan bahwa Bapak Nun memang pantas mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan dari pihak terkait karena kondisi fisiknya yang tidak lagi normal," ujar Sahirin kepada anggota wartawan PWDPI NTB. "Saya mewakili keluarga sekaligus warga Madayin mengucapkan terima kasih kepada lembaga RBPM dan PWDPI NTB yang sudah memberikan bingkisan ala kadarnya kepada Bapak Nun, semoga kedepannya ada respon cepat dari pihak pemerintah daerah maupun provinsi atas situasi beliau saat ini," tegas Dzul Kazani, S.Pd. selaku penggiat sosial ke media. Penulis : Inak Sea Editor. : D34H
Sebelumnya
Terkait Jalan Rusak di Desa Kutamekar Cariu, Ketua DPC KPK Nusantara Bogor : Dinas PUPR , Pemkab...
Selanjutnya
Kawal Penanganan Stunting, Polisi di Sukabumi Kunjungi Kader...

Berita Terkait :