Gardatipikornews.com
- Penyebaran telur nyamuk ber-wolbhacia di wilayah Desa Sanur yang ditunda oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali sehingga Desa Sanur Kauh yang diwakilkan Sekretaris Desa dan dengan se ijin Prebekel I Made Kartika mengatakan pihaknya selalu mendukung apa yang sudah menjadi program Pemerintah sehingga sosialisasi yang diadakan pada bulan Juni lalu juga sudah berlangsung lancar Pihaknya patuh dan taat dengan intruksi dan arahan dari Pemerintah Kota Denpasar. Ditundanya program penyebaran benih atau nyamuk Wolbhacia pasti ada pertimbangan tertentu dimana pihaknya bersifat menunggu. Demikian disampaikan lebih lanjut oleh I wayan Suta selaku Badan Pemusyawaratan Desa Sanur Kauh menambahkan dimana fungsi BPD adalah melakukan pengawasan dari keputusan juga menunggu langkah dari pemerintah sampai ada intruksi lebih lanjut. Sesuai Sosialisasi bulan Juni bahwa masyarakat Desa Sanur Kauh siap dan setuju dengan penyebaran bibit nyamuk untuk menekan angka DBD di wilayah nya sesuai program pemerintah saat ditemui di kantornya. Sekretaris Desa Sanur Kauh juga menyatakan komitmen masyarakat Sanur Kauh tidak usah diragukan asalkan program nyamuk ber wolbhacia ini betul betul sesuai dengan apa yang disampaikan pada saat sosialisasi sehingga dapat menekan angka kematian akibat Demam Berdarah di Desa Sanur Kauh yang terdiri dari 12 Banjar dengan penduduk berkisar 10 ribu jiwa selalu mendukung apa yang menjadi inovasi untuk menanggulangi DBD. Pihaknya saat ini hanya bisa menunggu serta menyambut baik program nyamuk Wolbhacia ini karena sudah banyak riset yang dilakukan oleh pakar terkait dan inovasi ini sangat membantu menekan angka DBD. Apalagi musim hujan sudah tiba saat ini, masalah penyakit Demam Berdarah selalu menjadi momok masyarakat, padahal kita sudah sangat maksimal bekerja bersama para Jumantik kontrol dari rumah ke rumah mengecek sarang nyamuk agar di kuras biar tidak ada genangan air. Akan tetapi tetap saja masih terjadi kasus Demam Berdarah. Namun pihaknya sekarang hanya bisa menunggu dan menghimbau masyarakat terkait kegiatan penebaran telur Nyamuk Ber Wolbachia ini. Alangkah baiknya pemerintah bisa mengambil langkah tegas agar tidak terjadi kebingungan di masyarakat tanpa kejelasan kapan akan lanjut atau mungkin juga berubah sikap menjadi di tolak. ( @Kaperwil Bali & Team )
Denpasar |