Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Diduga Ketua Kelompok Tani Berkah Merasa Dibohongi Oleh Kepala Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi

by Gardatipikornews
05 Juni 2023 - 317 Views
Kabupaten Sukabumi |

Gardatipikornews.com


  - Pemerintah pusat atau pun daerah telah menggelontorkan bantuan yang begitu besar, untuk meningkatkan Perekonomian masyarakat Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran Kabupaten sukabumi Jawa Barat. Hasil temuan di lapangan Ketua Kelompok Tani  Berkah Kp.Babakan Sirna RT 03/ 04 Desa Pabuaran yang sudah terbentuk atas dasar perintah istri kepala Desa Pabuaran yang berinisial  Y , Setelah pembentukan ketua kelompok hasil dari pada kesepakatan, saya selaku ketua kelompok, dan jajaran sekertaris,  bendahan dan ke Anggotaan. Menurut Saep Sebagai Ketua Kelompok Tani Berkah mengungkapkan " Awalnya saya di tawarin adanya Program sapi sama pak Kades jamin. Dan dia meminta uang untuk menebus program sapi dengan nominal Rp.5.000.000, dikarenakan saya tidak punya uang sebesar itu, saya hanya bisa mengasih sebesar Rp. 2.300.000, Tetapi setelah anggaran itu keluar, pak kades jamin mengengembalikan uang sama istri saya dan tanpa bicara apapun. Yang menjadi pertanyaan saya selaku ketua kelompok tidak pernah mengetahui ada bantuan sapi.ungkap saep sebagai Ketua Kelompok Tani Berkah. Selain itu kami juga menemui " Rahman" selaku pekerja pencari rumput dan di kasih upah per satu karung rumput, Setelah lama kemudian, Sapi Bantuan atau Program dari pemerintah, sebagian sapi di potong & diseembelih atas perintah kepala desa sebanyak 3 ekor sapi pada saat mau Lebaran Idul Fitri yang mengetahui pemotongan sapi, Rahman Suhani heri orang tersebut luar dari jajaran ketua kelompok tani.tuturnya Selanjutnya Ketua Kelompok Tani Berkah " kami selaku ketua kelompok tersebut Dua puluh lima ribu rupiah, ketika di wawancarai awak media mejelas kan saya merasa di bohongi, saya di minta uang sebesar Rp. 5.000.000 sama kepala desa dengan iming iming ada program sapi,kami selaku ketua kelompok Berkah " saep/ 0keng "  merasa dibongongi ungkapnya. Awak media pun langsung melihat titikokasi kandang sapi yang dekat rumahnya " Jamin "  sebagai Kepala Desa Pabuaran pada saat itu juga tetapi yang ada cuma 2 ekor sapi di karenakan pak kadesnya tidak ada yang ada ibu Yuli mengatakan yang lainnya ada di anggota kelompok, kami pun langsung nelpon seluler, Jamin , ketika di klafikasi sekaligus konfirmasi yang diduga Program Bantuan sapi yang di potong, Sebelum Idul Fitri membenarkan dan  betul di potong 3 yang dua punya saya yang satu sapi yang lainnya di anggota kelompok Dedem selaku BPD Desa Pabuaran. Selanjutnya Kades Pabuaran " Bahwa Bantuan dari pemerintah, tetapi saya pun harus punya untung makanya di potong itu dibelikan lagi satu, ketika di Pertanyakan itu program dari Dana Desa Sebesar Rp.100.000.000  Tahun 2022, untuk pembelian sapi sebanyak 6 ekor.Dan kami sebagai ketua kelompok Berkah dengan Bendahara  Yuli istri saya. ungkap Jamin Yang Menjadi sorotan awak media, apakah bisa di potong sapi tersebut dan kalau pun mau di potong, kerena bantuan itu datangnya Bulan 9 Tahun 2022. Kami berharap dan mohon kepada Dinas yang terkait Kab.sukabumi,Insfektorat Kab Sukabumi, Kejaksaan Kab Sukabumi,Tipikor Kab Sukabumi Secepatnya Turun kelapangan untuk melakukan penyelidikan, Diduga Kepala Desa Bermain Main Dengan Anggaran . Pewarta :  @yayan | Red@ksi.gtn.com
Sebelumnya
Pemkab Bogor Pelepasan 432 Calon Jemaah Haji Kloter 32 Di Gedung Tegar...
Selanjutnya
Kembali Polres Sumbawa Barat Ungkap Warga Diduga Edarkan...

Berita Terkait :