Sementara itu dalam penyampaian materinya Ustad M. Makmun Rasyid selaku narasumber menyampaikan strategi pencegahan dan penanggulangan radikal-terorisme di Indonesia khususnya wilayah Sulteng
“Hal-hal yang perlu dilakukan dengan menciptakan kewaspadaan dan kepedulian, menumbuhkan naluri kebangsaan, waspada terhadap provokasi, menyebarkan pesan-pesan perdamaian dan memandaatkan media sosial dengan baik, tegas Ustad Makmun.
Pengurus BPET MUI Pusat ini juga berpesan adanya peran beberapa kelompok strategis untuk turut melakukan pencegahan faham radikal antara lain pemerintah, dunia pendidikan, dunia bisnis, media, TNI Polri, Parpol dan civil soceity
Ditempat yang sama Kabidhumas Polda Sulteng melalui Kasubbid penmas Kompol Sugeng lestari mengatakan, Ada 3 wilayah yang akan dikunjungi tim divhumas Polri untuk menggelar FGD dan sosialisasi dalam rangka kontra radikal, sebutnya
Tim divhumas yang membawa pengurus BPET MUI Pusat ini akan melaksanakan FGD di Kota Palu, Kab. Donggala dan sosialisasi Kontra Radikal di salah satu Ponpes di Kab. Sigi.
Tentunya dengan adanya kegiatan FGD ini diharapkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dapat bersinergi dengan pemerintah dan TNI Polri dalam upaya melakukan pencegahan faham radikal di wilayah Sulawesi Tengah, pungkasnya.
(Pewarta : Kaperwil Sulteng)