Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Kecelakaan - GTN Pendidikan - GTN Politik - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Imbau Tak Jual Knalpot Brong, Polisi Satlantas Majalengka Kunjungi Toko Aksesoris Kendaraan 

by Gardatipikornews
15 Februari 2023 - 846 Views
Majalengka| Gardatipikornews.com//  KBO Satlantas Polres Majalengka Polda Jabar IPDA Toni Margianto mendatangi sejumlah Toko Aksesoris Kendaraan maupun bengkel motor yang ada di Wilayah Kabupaten Majalengka, Rabu (15/2/2023). Kegiatan KBO Satlantas ini untuk memberikan himbauan dan edukasi kepada Para Pemilik Bengkel maupun Aksesoris Dalam rangka Ops Keselamatan Lodaya 2023. Dalam kesempatan itu, IPDA Toni Margianto menghimbau kepada penjual Aksesoris Kendaraan agar tidak melayani pemasangan knalpot brong bagi kendaraan, karena hal tersebut merupakan bentuk pelanggaran dan sangat mengganggu pengguna Jalan lainnya serta meresahkan masyarakat,"ucapnya. Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi melalui Kasat Lantas AKP Ngadiman menjelaskan akan terus memberikan himbauan secara maksimal untuk mengantisipasi balap liar. "Tolak apabila ada warga yang ingin memasang knalpot racing atau brong, karena knalpot racing atau brong akan mengganggu ketertiban dan menimbulkan kebisingan di lingkungan masyarakat, ” pesannya. Pihaknya juga menekankan kepada para penjual agar tidak menjual dan memakai atau menggunakan knalpot brong,” ujarnya. Penggunaan knalpot brong tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan melanggar pasal 285 atyat 1 UULLAJ dipidana dengan kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp. 250.000,- “terangnya. “Termasuk membahayakan para pengguna jalan lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya laka lantas,”tandasnya.  

Pewarta- Agung@GTN


Sebelumnya
Tiga Pilar Desa Kutasirna Cisaat Monitoring GADIS, Cegah Stunting Sejak...
Selanjutnya
Kapolda Sumsel Membuka kegiatan FGD HAM Di Auditorium Lantai 7 Gedung Utama Presisi Mapolda...

Berita Terkait :