Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Ingin Beramal Mardiono Ikhlas Hibahkan Tanahnya Untuk Betonisasi Jalan Lingkungan Swadaya Di Kampung Cilangkap

by Gardatipikornews
08 Agustus 2022 - 254 Views
Bogor | Gardatipikornews.com - Mempunyai akses jalan yang baik adalah harapan setiap masyarakat. Jalan sangat dibutuhkan sebagai sarana transportasi untuk lancarnya aktifitas sehari-hari masyarakat dan memacu roda perekonomian di pedesaan. Masyarakat Kampung Cilangkap Desa Babakan Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor secara swadaya membangun jalan yang sebelumnya rusak licin dan berdebu . Jalan dengan Panjang dan lebar (250 m x 2,5 m) yang dibangun itu adalah jalan yang sering dilintasi warga Kampung Cilangkap dan sekitarnya, sehingga warga dengan berswadaya membangun jalan tersebut. Warga yang menanti dengan penuh harap akhirnya berinisiatif saling bekerja sama bergotong-royong melaksanakan betonisasi (Minggu, 7 Agustu2 2022). Dalam pelaksanaan betonisasi di wilayah Kampung Cilangkap Rt. 009/ Rw. 08 Desa Babakan tidak akan berjalan lancar kalau saja ada warga Cibubur Jakarta bernama Mardiono yang memiliki tanah disana menghibahkan sepanjang 150 meter untuk.dijadikan jalan lingkungan untuk umum tersebut. Mardiono memberi izin dan menghibahkan tanahnya berkat pendekatan Ketua Rt. 009 Makmur yang akrab dipanggil Rt. Soleng, Ketua Rw. 08 Zaenal dan juga tokoh wilayah setempat Mas Purwanto. Rt. Soleng mengingatkan pada Mardiono, kalau berbuat baik menghibahkan tanah untuk jalan umum, selamanya ia akan mendapat pahala dari Allah swt. "Saya dilahirkan ibu tidak membawa tanah, dan kelak kalau saya meninggal pun tidak membawa tanah. Melainkan membawa amal dan ibadah selama hidup di dunia," ujar Mardiono dengan tegas dihadapan mereka bertiga. Warga kaum lelaki kompak melaksanakan pembangunan, maka kaum emak pun tidak mau kalah. Tampak para emak bersama-sama membuat tidak kurang 100 bungkus nasi, juga kopi serta minuman. Para Srikandi itu adalah: Maryam, Bu Rt Soleng, Lia, Lela, Nani, Indri dan Masarah.

Reporter: Agustion


Sebelumnya
Kecelakaan Maut, Mobil Fick up Bak Terbuka Masuk Jurang Renggut Korban...
Selanjutnya
Masyarakat Diminta Percaya Polri Terkait Brigadir J, Ferdinand Hutahaean : "Jangan Percaya...

Berita Terkait :