Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Jatuh Bangun Pengrajin di Kampung Mebel Di Kecamatan Gunungguruh Sukabumi

by Gardatipikornews
14 September 2021 - 665 Views

Sukabumi - Gardatipikornews.com


Kampung Mebel atau Furniture itulah yang melekat di beberapa Desa/Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Setidaknya ada empat kadusunan yang ada di wilayah Desa Cikujang, dua kadusunan di Desa Gunungguruh, Desa Cibentang, Desa Mangkalaya dan Desa Cibolang Kecamatan Gunungguruh. Saepul (39) pengrajin Mebel atau Furniture di Kampung Cikarang RT 044/009 Desa Gunungguruh, menceritakan perjalanan jatuh bangun dalam usaha dibidang pengrajin mebel milik keluarganya. "Sejak dulu sebagai besar banyak warga yang masih bertahan di bekerja sebagai pengrajin mebeuler/puniture. Meski banyak yang harus gulung tikar sejak adanya virus Corona. Sekarang mulai bangkit dan lancar dalam memproduksi memenuhi kebutuhan pemesanan," beber Saepul. Sampai saat ini aktifitas warga sebagai mata pencaharian pekerja maupun pengrajin, masih mengandalkan permodalan sendiri. Untuk lebih meningkatkan nilai aicon sebegai Kampung Mebel. "Kami sebagai pengrajin Mebel, terus berkomitmen untuk lebih meningkatkan kualitas Mebel yang dihasilkan. Dengan adanya sumber daya manusia yang memiliki kreativitas dan kemandirian, akan lebih mengeliat kalo ada program program pemerintah yang bisa diserap oleh kami semua," kata Saepul. Hasil Mebel/Puniture bisa terbentuk dari tangan pengrajin yang memiliki keahlian turun temurun.Adapun produk yang di buat bisa beragam, mulai dari lemari, meja, kursi atau sofa. "Bahan baku yang perlukan untuk di rangkai menjadi jenis meubel sesuai pesenan, dengan bahan baku seperti, kayu jengjeng, albasiah, mahoni sampe jati dan akasia dari daerah Pajampangan. Untuk hasil dikirim ke konsumen/toko di daerah Sukabumi Cianjur, Bogor bahkan Banten," katanya. Saepul berharap, dalam berbagai kendala jatuh bangun sudah bagian yang harus dihadapi pengrajin mebel di Kecamatan Gunungguruh. Bagi yang masih mampu bertahan dan menjadikan usaha kerajinan mebel warisan nenek moyang yang harus dipertahankan. "Tentunya keberadaan kami menambah PAD untuk pemerintah. Untuk itu, sudah saatnya dapat diperhatikan dan didorong pemerintah dari sisi untuk peningkatan dari Mebel/Funiture," tandasnya. Reporter : Asep Anwar & Heritanto
Sebelumnya
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Selalu Bersinergi, Dampingi Kegiatan Serbuan...
Selanjutnya
Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Slamet Riyadi bersama Danramil 05/KJ melaksanakan peninjauan...

Berita Terkait :