Sementara itu Kapolda NTB dalam dialog silaturahmi pada Jum'at Curhat bersama Pengurus FKUB mengatakan kegiatan-kegiatan seperti ini mungkin sangat kita butuhkan bersama guna mempermudah komunikasi.
"Komunikasi antar kelompok manapun dengan Kepolisian Polda NTB tentu akan berjalan bagus ketika silaturahmi tetap terjaga,"jelas Kapolda.
"Kedatangan kami kesini untuk berbagi cerita, karena bagaimana tentu banyak hal yang harus kita selesaikan dengan kerjasama,"imbuh Kapolda.
Diketahui NTB merupakan Daerah yang lengkap Kebinekaannya, untuk itu peran serta kita semua sangat diperlukan dalam merawat kebinekaan yang telah ada sejak lama.
Melalui FKUB ini Lanjutnya, diharapkan dapat memunculkan sinergitas yang solid antar seluruh kelompok masyarakat yang ada terlebih di FKUB NTB diisi oleh beragam keyakinan yang ada di negara kita, sehingga tentu dapat membangun komunikasi yang baik antar umat beragama.
Kopolda juga memaparkan bahwa Tugas kepolisian ittu diatur dalam Undang-undang pasal 13, yang didalam poinnya terdapat Harkamtibmas. Polisi harus mampu menjaga hal tersebut demi ketenteraman hidup masyarakat. Maka melalui kegiatan ini salah satunya diharapkan dapat mewujudkan hal itu.
Kemudian disamping itu Polisi juga harus melakukan penegakan hukum. Ini harus dilakukan dengan seadil-adilnya agar masyarakat merasa mendapat perlindungan dari negara.
Namun yang terpenting dalam dialog dan diskusi lewat Jum'at Curhat kali ini, kita sama-sama mengatahui apa sebenarnya yang terjadi di tengah masyarakat, sehingga keberadaan kita dapat membantu untuk menyelesaikannya.
"Oleh karena itu tentu butuh kerjasama semua pihak, melalui silaturahmi kali ini kami berharap kepolisian mengetahui hal-hal yang berpotensi akan mempengaruhi Kondusifitas di masyarakat sehingga diperlukan langkah pencegahan dari kita semua,"pungkasnya.
Sumber : Kapolda NTB (Irjen Pol. Drs Djoko Poerwanto)
Pewarta : Akub.gtn.com