Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

*Kegiatan Rembuk Stunting Digelar Pemerintah Desa Pengasinan Dihadiri Kades Nurholis Dan TP. PKK Yeni Nuraeni Amk. Keb*

by Gardatipikornews
19 Juni 2023 - 700 Views
Bogor | 

Gardatipikornews.com - 


Stunting adalah masalah gizi kronis yang kompleks. Dampak stunting pada anak pun tidak terbatas pada fisiknya yang menjadi jauh lebih pendek dari teman-teman seusia, namun juga masalah lainnya. Perkembangan otak anak, misalnya, menjadi tidak maksimal sehingga kecerdasannya terganggu. Saat dewasa nanti, anak juga lebih rentan terserang penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya. Karena dirasakan berapa pentingnya penanganan stunting, maka pada hari ini Senin (19 Juni 2023) Pukul. 09.00 dilaksanakan kegiatan Rembuk Stunting di Aula Kantor Desa Pengasinan Kecamatan Gunungsindur Kabupaten Bogor. Rapat Rembuk Stunting dihadiri oleh Kepala Desa Nurholis, Ketua TP PKK Yeni Nuraeni Amk. Keb, BPD Yudi Yudas, Staf Pemdes Pengasinan, perwakilan Kec. Gunungsindur Imron, perwakilan Puskesmas, Bidan Desa, PLD Ahmad Asy'ari HB, PD Zulkifli Ahmad (narasumber), Babinmas Aiptu Rusnadi, Babinsa Pelda Saiman. Tampak pula para kader Posyandu, Ketua RT, Ketua RW, dan Kadus. Kepala Desa Nurholis berkesempatan hadir serta membuka rapat Rembuk Stunting tersebut, dan memberi apresiasi kepada seluruh peserta rapat yang hadir saat itu, karena tetap semangat dalam penanganan stunting yang menjadi program nasional. PLD Zulkifli Ahmad yang pada saat itu hadir juga, memberikan paparannya perihal stunting. Ia berharap sebelum RPJM dibuat ada peningkatan anggaran untuk penanganan stunting paling tidak 10-15 %, dengan harapan Desa Pengasinan lepas dari persoalan stunting. Berharap agar kiranya dapat bekerja sama dan beroartisipasi dengan stakeholder dalam penanganan stunting. Zulkifli Ahmad juga mengharap agar kaum muda dan para santri untuk mensosialisasikan stunting. Keterbatasan anggaran tidak membuat semangat menjadi kendor dan harus dipisahkan antara kebutuhan dan keinginan. Bidan Desa sebagai salah satu pemateri menjelaskan diantaranya: - Faktor penyebab stunting pada anak bisa bermacam-macam, mulai dari asupan nutrisi yang tidak terpenuhi pada masa 1.000 hari pertama kehidupan, masalah sanitasi, hingga faktor genetik dari orang tua. - Gizi buruk saat hamil: Penyebab stunting pada anak umumnya terkait dengan status gizi ibu hamil yang buruk sehingga gizi yang didapat janin dalam kandungan tidak mencukupi. - Anemia pada masa kehamilan: Anemia defisiensi besi adalah kondisi yang serius yang disebabkan bumil kekurangan zat besi. - Tidak mendapat Asi Eksklusif - Salah satu penyebab stunting pada anak adalah anak tidak mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan. Bagi bayi baru lahir hingga usia 6 bulan, ASI mengandung zat gizi yang lengkap dan  mudah diserap tubuh sehingga tidak mengganggu fungsi ginjalnya yang masih lemah. - Anak kurang nutrisi: Cara pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang keliru juga menjadi salah satu penyebab stunting pada anak. - Sanitasi buruk: Masalah kebersihan, sanitasi, dan akses air bersih menjadi penyebab stunting pada anak yang kerap luput dari perhatian. - Diare berulang: Diare pada anak-anak dibawah usia 2 tahun bisa berbahaya karena dapat mengganggu pertumbuhan anak hingga akhirnya mengalami stunting. Namun tidak semua diare menjadi penyebab stunting pada anak, hanya diare akut yang terjadi berulang-ulang kali dan diare kronis yang memungkinkan terjadinya stunting. - Tidak mematuhi jadwal imunisasi: Imunisasi  bagi anak bermanfaat untuk membangun kekebalan tubuh yang optimal demi melindungi si kecil dari berbagai penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi. - Bayi prematur: Angka kelahiran bayi prematur masih sangat tinggi di Indonesia. Kondisi ini tentu tidak diharapkan karena kelahiran prematur meningkatkan bayi menderita stunting. - Pengasuhan kurang baik: Penyebab stunting pada anak bisa terkait praktik pengasuhan yang kurang ideal. Biasanya ini dikarenakan kurangnya pengetahuan ibu akan kesehatan dan gizi anak. - Kemiskinan Kemiskinan dan stunting bisa menjadi sebuah lingkaran tak terputus. Rumah tangganya. Pewarta : Agustion Kaperwil Jabar
Sebelumnya
*Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Gelar Lomba Cerita Rakyat Tingkat SD/MI se-kabupaten...
Selanjutnya
*Proyek Jembatan Gantung Di Desa Sukaraharja CS Rp7,5 Miliar Mangkrak Diduga Kontarktor Kabur Tidak...

Berita Terkait :