Gardatipikornews.com
- Menindak lanjuti Pemberitaan terkait Pembanguan irigasi. padahal Pemerintah pusat telah menggelontorkan Bantuan yang begitu Besar Dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Ke Semua SKPD Salah satu nya Bantuan Di bidang pertanian dari mulai Sarana prasana Pembangunan saluran irigasi untuk menunjang para petani yang ada di wilayah. Hasil temuan awak media di lapangan dari Awal Pembanguan saluran irigasi Di Kp Rempak Desa Cibitung Kecamatan Sagaranten, Tidak terlihat adanya Papan Informasi Sumber dana Dari mana anggaran nya Berapa panjang nya berapa, di Duga itu sudah melanggar KIP Keterbukaan Informasi Publik, sekarang itu jangankan wartawan LSM, Ormas Dll Masyarakat Pun harus ikut serta untuk mengawasi Setiap batuan yang di kucurkan dari pemerintah Pusat atoupun Daerah.
Pembangunan saluran Irigasi yang belum lama di bangun, Sudah Ancur kembali yang menjadi Sorotan awak media klo di kerjakan sama pihak Rekanan (CV) seharus nya ada papan proyek dari awal pekerjaan di mulai, kami mendapat informasi dari Aparatur kepala Desa. Pembanguan saluran irigasi itu bukan dari Anggaran Dana Desa tetapi bantuan melalui dinas pertanian Kabupaten Sukabumi.
Yang menjadi Sorotan awak media CV yang mendapat kan Teander dalam pembangunan seharus nya terpasang ada nya papan proyek, di Duga Kuat Pembanguan saluran irigasi di kampung Cirempak seperti program Siluman
Sehingga hasil pekerjaan yang belum lama sudah hancur kembali, Pemerintah melalui Dinas Pertanian mengeluarkan Anggaran untuk Pembangunan saluran irigasi tersebut, untuk menunjang sarana prasarana yang bisa mengaari areal pesawahan yang tadi nya rawan Kekeringan bisa terbantu dengan di bangunnya saluran air.
Awak media mencoba menghubungi via WA Gilar kepala Bidang Kabid Dinas Pertanian Dengan Cepat Tanggap ketika ada Penyampaian dari Awak media Lewat Lisan Dan Tulisan terkait ada pekerjaan Di Kp Cirempak Desa Cibitung Kecamatan Sagaranten yang di Duga Tidak sesuai Speck sehingga hasil pekerjaan nya pun yang blm beberapa bulan sudah Rusak kembali. Tetapi Kepala Bidang langsung menugaskan Yadi kasi dan Yudi Konsultan untuk mengecek langsung ke lokasi pembangunan pada saat ke lolakasi dari pihak Rekanan CV Pun datang langsung bersama Ena dan kepala Uptd will Sagaranten.
Yudi yang di Dampingi Yadi Kasi dari Dinas pertanian kami sudah melihat langsung ke lokasi dan pekerjaan yang sudah rusak Harus di perbaiki kembali sama pihak CV karena ada beberapa titik yang harus di perbaiki lagi ungkap nya
Dari Pihak CV pun kami akan memperbaiki kembali walopun di sini tempat nya labil rawan longsor tetapi apa yang kami sudah kerjakan walopun sudah rusak karena mungkin tadi saya bilang ada pergerakan tanah soal labil sekali lagi kami atas itruksi dari dinas harus di perbaiki kami akan memperbaiki pembangunan irigasi ini ungkap nya..
Pewarta : @yayan /Team