Selanjutnya begitu jawab anggota BPD desa Senawar tersebut yang enggan disebut namanya,di tempat yang berbeda awak media nasional gardatipikornews juga mengkomfirmasi anggota BPD desa Senawar jaya,jawabannyapun sama "kami tidak tahu soal kambing tersebut pak,kades nya beli dimanapun kami tidak tahu, karena pak kades tidak ada rapat atau pemberitahuan dengan pihak kami selaku BPD desa senawar jaya ini pak"ungkapnya
Selanjutnya kami pihak media semakin penasaran lalu kami pihak media meminta keterangannya dari kadus dusun 01 memberikan keterangan kepada awak media nasional gardatipikornews mengatakatan " Bahawa saya juga tidak tahu, bahwa siapa yang menunjuk saya sebagai ketua panitia pelaksana pembagian kambing dari Program Ketahanan Pangan, Klo benar saya di tunjuk oleh Sekdes Desa Senawar jaya,yang jadi pertanyaan saya Kenapa tidak melalui rapat dulu atau pemberitahuan dulu terhadap saya, Jangan asal tulis saja,"kata kadus 01.
Yang lebih parah kambing-kambing yang di bagikan kades Senawar jaya itu dati program Ketahanan Pangan dari Anggaran Dana Desa ( ADD) banyak kejanggalan dari segi Susunan Kepaniatiannya tidak jelas dan tidak hasil Musdes atau Musdus,dan yang kami sesali banyak kambing yang buta matanya, ada yang sakit,bahkan sudah ada yang mati kalau yang ketahuan sakitnya masih sempat dipotong Karena kambingnya sudah tidak memungkin lagi untuk di ternak.
Yang anehnya lagi di Rt 17 baru dibagikan tanggal 25 bulan Februari 2023, sedangkan seharusnya program ketahanan Pangan Anggaran Tahun 2022 berakhir di bulan Desember Tahun 2022 kambing- kambing itu semua sudah dibagikan ini kenyataan.
Menurut keterangan diRt 17 ada dua kandang,jumlahnya yang di terima oleh pak Giman 2 ekor titipan 3 ekor gaduh jadi berjumlah 5 ekor kambing betina semua.
Menurut keterangan dari anggota BPD Dusun 3 Desa Senawar jaya kandangnya pun tidak layak pakai karena ukurannya terlaku kecil, untuk jumlah 5 ekor kambing itu,begitu anggota BPD Dusun 3 desa Senawar jaya mengakhiri keterangan nya ke awak media nasional Gardatipikornews.com
Kami minta kepada pihak Kecamatan, atau Pihak APH, kejaksaan Negeri Musi Banyuasin , Insfektorat , Tidpikor, agar turun tangan langsung memeriksa Anggaran Dana Desa di Desa Senawar Jaya, Karena Banyak kejanggalan dalam penggunaannya.
( Laporan : Arwani Kabiro Muba | @Red@ksi.gtn.com )
Senawar Jaya| Gardatipikornews.com// Pada hari senin tanggal 27 Februari 2023 semua anggota BPD desa Senawar jaya Kecamatan Banyung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatra Selatana turun langsunh untuk verifikasi ke lapangan dan kandang-kandang ternak kambing,
Yang sudah di bagikan oleh kades senawar jaya,sekdes senawar jaya dan beberapa kadus yang ikut terlibat di tunjuk sebagai panitia kepengurusan kambing yang berasal dari
Program ketahanan pangan pada bulan Desember Tahun 2022, ketika kades senawar jaya dan sekdesnya menunjuk panitia pelaksana untuk membagi-bagikan kambing-kambing tersebut dibeberapa Rt yang ada di desa Senawar jaya tidak pernah ada rapat atau himbauan dulu.
Menurut keterangan dari beberapa anggota BPD Desa Senawar jaya yang di komfirmasi oleh awak media nasional Gardatipikornews bahwa kades Desa Senawar jaya tidak pernah mengadakan rapat dengan pihak BPD desa Senawar jaya."untuk sementara, sampai saat ini pak belum ada rapat dengan pihak kami BPD desa Senawar jaya pak"tutunya
Selanjutnya begitu jawab anggota BPD desa Senawar tersebut yang enggan disebut namanya,di tempat yang berbeda awak media nasional gardatipikornews juga mengkomfirmasi anggota BPD desa Senawar jaya,jawabannyapun sama "kami tidak tahu soal kambing tersebut pak,kades nya beli dimanapun kami tidak tahu, karena pak kades tidak ada rapat atau pemberitahuan dengan pihak kami selaku BPD desa senawar jaya ini pak"ungkapnya
Selanjutnya kami pihak media semakin penasaran lalu kami pihak media meminta keterangannya dari kadus dusun 01 memberikan keterangan kepada awak media nasional gardatipikornews mengatakatan " Bahawa saya juga tidak tahu, bahwa siapa yang menunjuk saya sebagai ketua panitia pelaksana pembagian kambing dari Program Ketahanan Pangan, Klo benar saya di tunjuk oleh Sekdes Desa Senawar jaya,yang jadi pertanyaan saya Kenapa tidak melalui rapat dulu atau pemberitahuan dulu terhadap saya, Jangan asal tulis saja,"kata kadus 01.
Yang lebih parah kambing-kambing yang di bagikan kades Senawar jaya itu dati program Ketahanan Pangan dari Anggaran Dana Desa ( ADD) banyak kejanggalan dari segi Susunan Kepaniatiannya tidak jelas dan tidak hasil Musdes atau Musdus,dan yang kami sesali banyak kambing yang buta matanya, ada yang sakit,bahkan sudah ada yang mati kalau yang ketahuan sakitnya masih sempat dipotong Karena kambingnya sudah tidak memungkin lagi untuk di ternak.
Yang anehnya lagi di Rt 17 baru dibagikan tanggal 25 bulan Februari 2023, sedangkan seharusnya program ketahanan Pangan Anggaran Tahun 2022 berakhir di bulan Desember Tahun 2022 kambing- kambing itu semua sudah dibagikan ini kenyataan.
Menurut keterangan diRt 17 ada dua kandang,jumlahnya yang di terima oleh pak Giman 2 ekor titipan 3 ekor gaduh jadi berjumlah 5 ekor kambing betina semua.
Menurut keterangan dari anggota BPD Dusun 3 Desa Senawar jaya kandangnya pun tidak layak pakai karena ukurannya terlaku kecil, untuk jumlah 5 ekor kambing itu,begitu anggota BPD Dusun 3 desa Senawar jaya mengakhiri keterangan nya ke awak media nasional Gardatipikornews.com
Kami minta kepada pihak Kecamatan, atau Pihak APH, kejaksaan Negeri Musi Banyuasin , Insfektorat , Tidpikor, agar turun tangan langsung memeriksa Anggaran Dana Desa di Desa Senawar Jaya, Karena Banyak kejanggalan dalam penggunaannya.
( Laporan : Arwani Kabiro Muba | @Red@ksi.gtn.com )
Selanjutnya begitu jawab anggota BPD desa Senawar tersebut yang enggan disebut namanya,di tempat yang berbeda awak media nasional gardatipikornews juga mengkomfirmasi anggota BPD desa Senawar jaya,jawabannyapun sama "kami tidak tahu soal kambing tersebut pak,kades nya beli dimanapun kami tidak tahu, karena pak kades tidak ada rapat atau pemberitahuan dengan pihak kami selaku BPD desa senawar jaya ini pak"ungkapnya
Selanjutnya kami pihak media semakin penasaran lalu kami pihak media meminta keterangannya dari kadus dusun 01 memberikan keterangan kepada awak media nasional gardatipikornews mengatakatan " Bahawa saya juga tidak tahu, bahwa siapa yang menunjuk saya sebagai ketua panitia pelaksana pembagian kambing dari Program Ketahanan Pangan, Klo benar saya di tunjuk oleh Sekdes Desa Senawar jaya,yang jadi pertanyaan saya Kenapa tidak melalui rapat dulu atau pemberitahuan dulu terhadap saya, Jangan asal tulis saja,"kata kadus 01.
Yang lebih parah kambing-kambing yang di bagikan kades Senawar jaya itu dati program Ketahanan Pangan dari Anggaran Dana Desa ( ADD) banyak kejanggalan dari segi Susunan Kepaniatiannya tidak jelas dan tidak hasil Musdes atau Musdus,dan yang kami sesali banyak kambing yang buta matanya, ada yang sakit,bahkan sudah ada yang mati kalau yang ketahuan sakitnya masih sempat dipotong Karena kambingnya sudah tidak memungkin lagi untuk di ternak.
Yang anehnya lagi di Rt 17 baru dibagikan tanggal 25 bulan Februari 2023, sedangkan seharusnya program ketahanan Pangan Anggaran Tahun 2022 berakhir di bulan Desember Tahun 2022 kambing- kambing itu semua sudah dibagikan ini kenyataan.
Menurut keterangan diRt 17 ada dua kandang,jumlahnya yang di terima oleh pak Giman 2 ekor titipan 3 ekor gaduh jadi berjumlah 5 ekor kambing betina semua.
Menurut keterangan dari anggota BPD Dusun 3 Desa Senawar jaya kandangnya pun tidak layak pakai karena ukurannya terlaku kecil, untuk jumlah 5 ekor kambing itu,begitu anggota BPD Dusun 3 desa Senawar jaya mengakhiri keterangan nya ke awak media nasional Gardatipikornews.com
Kami minta kepada pihak Kecamatan, atau Pihak APH, kejaksaan Negeri Musi Banyuasin , Insfektorat , Tidpikor, agar turun tangan langsung memeriksa Anggaran Dana Desa di Desa Senawar Jaya, Karena Banyak kejanggalan dalam penggunaannya.
( Laporan : Arwani Kabiro Muba | @Red@ksi.gtn.com )