Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

*Ketahanan Pangan di Desa Banjarangsana Diduga Jadi azas Manfaat Oknum Tak Bertanggung Jawab*

by Gardatipikornews
16 Juni 2023 - 140 Views
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat | 

Gardatipikornews.com


- Ketahanan Pangan di Desa Banjarangsana Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis jadi sorotan, di Duga syarat penyimpangan dan dijadikan Azas manfaat ,fasalnya ketahanan pangan dengan tujuan pemberdayaan malah dijadikan ajang untuk mencari keuntungan oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga untuk pembelian hewan ternak Domba diduga adanya mark'up harga Hal itu terungkap ketika awak media melakukan tupoksi sebagai sosial control , dan melakukan komfirmasi kepada Pemerintah Desa Banjarangsana terkait ke ketahanan pangan , menurut keterangan Kepala desa Banjarangsana Momon menyebutkan, " untuk ketahanan pangan yang diprogramkan diantaranya Ternak hewan Domba dengan anggaran sebesar Rp 90 juta, untuk budidaya ikan nila sebesar Rp 70 juta dan untuk budidaya Jamur Tiram sebesar Rp 30 juta, anggaran untuk ternak Domba dibelanjakan 45 ekor dengan harga Rp 2 juta /ekornya, dan disebarkan ke tiap Dusun ,ada yang 1 , ada yang 2 dan yang 3 , untuk budi daya ikan dibagi beberapa kelompok dibeberapa Dusun, sementara Jamur Tiram dikelola ibu - ibu kader ," Ujarnya Kamis 08/06/2023. Awak mediapun lakukan penelusuran kelapangan dan komfirmasi Kepada beberapa kelompok tani seperti kelompok ternak Domba, kelompok ikan dan kelompok Jamur Tiram. Menurut keterangan kelompok Domba berinisial ( l ) ketika dikomfirmasi awak media ditempat kediamannya mengatakan, " kebetulan saya yang ngurus satu Domba yang jantan dan saya yang belanja 15 ekor dengan harga 1,5 juta dan ada yang 1,6 juta , sekarang tinggal 14 ekor kerena ada yang mati satu dan sudah diberitahukan ke pihak Desa, yang 14 ekor disebar dan diurus anggota kelompok yang tersebar di setiap kedusunan, " ungkapnya Masih kata ( l ) ," saya juga menerima uang satu juta dari salah satu anggota kelompok ikan kebetulan beliau anggota BPD ,lalu saya belikan bibit ikan dan pakan,setelah sekian bulan saya jual ikan tersebut ternyata hasilnya rugi, lalu saya laporan ke pak kuwu, kata pak kuwu sudah kasihkan saja ke kas pengajian, sesuai arahan pak kuwu saya berikan ke kas pengajian sebesar Rp 200 000 ," kata ( i ) kepada awak media. Masih di Dusun Ununen awak media menyambangi salah satu ibu kader berinisial E ke rumah tempat kediamannya, saat dikomfirmasi terkait budidaya Jamur Tiram ( E) menyebutkan, " iya pak saya dengan rekan rekan kader mengurus Jamur Tiram, cuma gagal panen dan rugi ,hasil daripada panen di uangkan terkumpul Rp 3 600 000 dan disetorkan ke Desa, jadi sampai saat ini saya tidak menerima uang dari ngurus Jamur Tiram tersebut, padahal saya dan rekan kader yang merawat dan mengurus, mulai dari beli bambu, paku dan lainnya, " ungkapnya seraya mengeluh Sabtu 10/06/2023. Sementara menurut keterangan ktua kelompok ikan UJ ketika dikomfirmasi awak media terkait budi daya ikan mengatakan, " untuk budi daya ikan kami menerima uang dari Desa sebesar Rp 30 juta , dan kami disini ada 10 orang anggota, rata rata menerima 3 juta /orangnya dan uang tersebut dibelanjakan beli bibit ikan Nila sebesar 1,5 juta dan 1,5 jutanya lagi beli pakan ,setelah sekian bulan sekarang anggoota kami tinggal beberapa orang yang masih ada ikannya, sisanya gulung tikar dan uang Dana Desa tersebut hilang , sehingga kami menanyakan pertanggungjawabannya ,alasan mereka uang bekas perawatan kolamnya , dan Ketua MUl juga mendapatkan bantuan ikan tersebut, " Ucapnya UJ kepada awak media, Senin 12/06/2023. ketika awak media minta tanggapan dari Kepala Desa Banjarangsana Momon melalui pesan singkat whAtsap , Kades Momon menjawab, " sama saya juga dimedia, masa akan mencemarkan nama baik media, saya penasihat di salah satu media. Mangga hak salira, cuma bila pemberitaan salah, ya itu masing masing punya resiko a? "Justru saya hadir di Banjarangsana ingin merubah hal hal yang kurang ideal, sodara pasti tahu Desa Banjarangsana sebelumnya, maka bila ingin mengetahui sesuatu jangan separoh separoh, saya melayani media, LSM lebih dari seratus orang, itu perlu dihormati disambut dengan baik, adapun mau tanya saya gak maksud menutup nutupi, sebab sangat bituh kontrol sosial untuk menberi petunjuk manakala pihak kami ada khilaf atau salah, " ucapnya Kades Momon via whAtsap. Sampai berita ini diterbitkan pihak Kecamatan belum bisa dikomfirmasi, diharapkan pihak DPMD dan insfektorat turun kelapangan tuk lakukan pembinaan. Pewarta : @Jana dan Tim
Sebelumnya
*Alvira Rihaadatul 'Aisya Jauza Raih Prestasi Dalam Ajang Modeling & Fashion Festival Potogenic...
Selanjutnya
*Komandan Beserta Prajurit Lanal Bandung Ikuti Apel Gabungan dan Olahraga Bersama TNI-POLRI...

Berita Terkait :