BOGOR , Gardatipikornews.com
- Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto kembali angkat bicara terkait konflik internal At-Taufiq yang tak kunjung selesai hingga kini. Ada beberapa catatan yang disampaikan Atang pertama. Politisi PKS itu sangat menyayangkan konflik yang berkepanjangan, antar pihak atau dua pihak yang menyebabkan seluruh proses yang ada di dalam Sekolah At-Taufiq menjadi terganggu. Sehingga, terganggunya konflik internal berdampak pada proses belajar mengajar terhadap anak didik, maupun proses organisasi yang ada di dalamnya melibatkan guru dan seluruh pegawai. Atang juga mendukung keputusan Dinas Pendidikan (Disdik) yang telah menghentikan Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah At Taufiq, mulai Selasa (9/11). Keputusan itu dikeluarkan imbas kisruh dualisme kepemimpinan yang tak kunjung usai di internal yayasan. Surat Keputusan (SK) penghentian sementara PTM telah diteken Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi. Menyusul pertemuan dengan seluruh pihak yang terlibat dalam konflik, Senin (8/11). “Nah, kedua apa yang dilakukan Dinas Pendidikan saya kira sudah tepat, namun langkah ini perlu diikuti dengan langkah cepat berikutnya karena penundaan, penutupan PTM yang ada hari ini untuk mempertemukan dua pihak ini segera islah,” ujarnya. Karena, kata dia, keputusan yang telah dikeluarkan itu tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena dampaknya kepada anak-anak yang sedang belajar. “Sangat kasihan sekali anak-anak kita kalau kemudian mereka dibiarkan dalam ketidakpastian,” ucapnya. Ketiga, dirinya menghimbau agar bersama-sama semangat membangun pendidikan di Kota Bogor, agar kedua pihak bisa saling legowo untuk menurunkan masing-masing ego-nya. “Menurunkan masing masing tuntutannya. Saya kira kalo ketemu bisa menurunkan tensinya, menurunkan tuntutannya, mudah-mudahan ada titik temu. Karna yang akan kita bangun adalah masa depan anak-anak kita,” imbuhnya. Rencananya, DPRD Kota Bogor hendak memanggil dua kubu yang saling berseteru. Namun hal itu urung dilakukan, lantaran Wali Kota Bogor Bima Arya sudah mencoba untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di sekolah yang berada di kawasan Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor itu. Atang mempercayakan kepada Bima Arya untuk dapat mendamaikan kisruh Sekolah At-Taufiq. “Tadinya kami mau memanggil dari sisi DPRD karna memang juga sudah ada surat dari orang tua murid terkait masalah ini. Namun setelah kemarin kami melihat dan mendapatkan laporan bahwa pak wali kota sudah memanggil dengan dinas pendidikan dipertemukan dua pihak, dan kemudian sudah ada rencana saya kira itu saja yang jalan,” paparnya. “Karena nanti kalo kemudian kita panggil lagi nanti masalah lagi. Tinggal Insya Allah DPRD akan support pak wali kota, dan dinas pendidikan untuk mefollow up menindak lanjuti pertemuan selanjutnya, agar didapatkan segera islah ataupun jalan terbaik dari masalah at taufik ini,” jelasnya.(Red**)