Dalam keterangan yang disampaikan oleh Kasat Pol Airud Polres Sukabumi Akp H. Tenda Sukendar kepada Awak media menyebutkan, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB seorang nelayan yang tengah melaut menemukan korban terapung dengan posisi telentang di Perairan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.BACA JUGA : https://gardatipikornews.com/pagi-hari-api-hanguskan-satu-unit-rumah-warga-cipadoman-kecamatan-pabuaran
" ciri – ciri korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia tidak memakai baju, telanjang dada, Memakai Celana Panjang warna Hitam dan celana dalam berwarna Biru, " ujar Akp Tenda Sukendar.
Selanjutnya penemuan mayat tersebut dilaporkan kepada SAR dan pos AL yang kemudian diteruskan ke pihak Polsek Ciracap Koramil Surade Basarnas dan BPBD.
Menurut penuturan Riki ( 45 ), salah seorang nelayan Ujunggenteng yang ikut dalam pencarian menuturkan, saat ini keluarga korban sedang dalam perjalan untuk penjemputan. " Benar bang keluarga korban sedang dalam perjalan untuk menjemputnya ke Ujunggenteng, " tuturnya.
Diberitakn lingkar pena .id sebelumnya, seorang Nelayan bernama H. Totong ( 60 ), warga Kampung Cibayawak, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan belum kembali dari mencari ikan di Sungai Cikaso, Sabtu ( 12/10/2024 )
Kasat Pol Airud Polres Sukabumi Akp H. Tenda Sukendar, S.H.,M.H., dalam keterangan tertulisnya menyebutkan,
kejadian laka laut tenggelam dan hilangnya nelayan tersebut terjadi pada Sabtu ( 12/10 ), di perairan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.
" Korban saat mencari ikan menggunakan perahu jenis kitingting, " ujar Akp Tenda.
Dijelaskan Akp Tenda, pada Sabtu, ( 12/10 ), sekira pukul 16.30 WIB Danpos Ujunggenteng Polairud, Aipda Ismayudi, menerima laporan dari keluarga korban, bahwa Korban an. H Totong telah hilang sejak hari Jumat malam Sabtu.
Kronologisnya, kata Akp Tenda, pada Sabtu ( 12/10 ), sekira pukul 00.00 WIB, korban bersama istrinya pergi menuju perairan Sungai Cikaso untuk menjaring ikan, menggunakan perahu jenis ketingting, perahu berukuran kecil.
" Kemudian korban bersama istri kembali untuk mengantarkan hasil tangkapan ke rumah. Sekitar pukul 01.00 WIB korban berangkat kembali sendirian menuju sungai Cikaso untuk menjaring ikan lagi, "
Paparnya.
Pada Sabtu ( 12/10 ), sekira pukul 07.00 WIB , lanjut AKP Tenda, perahu korban di temukan oleh nelayan KM. RIVIA PUTRI 007 dalam kondisi tanpa awak di sekitar perairan Ciroyom Tegalbuleud. Kemudian perahu tersebut dievakuasi oleh nelayan tersebut, dan korban tidak dapat di temukan.
Saat ditemukan perahu milik korban terapung tanpa awak. Haer ( 35 ), Nelayan ABK Rivai Putri 007, yang menemukan perahu korban berusaha mencari korban tetapi tidak berhasil, lantas ia mengevakuasi perahu milik korban ke dermaga.
@MardiGTN.com