Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Krisis Sampah Bali Kian Mendesak, Solusi Teknologi Muncul Di Tengah Penutupan TPA Suwung

by Gardatipikornews.com
14 April 2026 - 51 Views

Bali || Gardatipikornews.com -- Persoalan sampah di Bali memasuki fase krusial. Penutupan TPA Suwung yang direncanakan rampung pada Maret 2026 memicu kekhawatiran akan semakin memburuknya sistem pengelolaan limbah di wilayah tersebut.

Di tengah kondisi itu, pengusaha muda asal Gianyar, Made Hiroki, menawarkan mesin pemusnah sampah tanpa asap berbasis teknologi Jepang. Mesin ini diklaim mampu mengolah sampah dengan sistem pembakaran tertutup yang meminimalkan emisi udara.

Namun demikian, sejumlah pihak menilai solusi berbasis teknologi tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kesiapan regulasi, pengawasan lingkungan, serta transparansi dalam implementasinya.

Data menunjukkan, Bali menghasilkan sekitar 4.281 ton sampah per hari, dengan hampir 50 persen berasal dari kawasan Sarbagita, meliputi Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan. Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga struktural dan sistemik.

Sebagai langkah awal, Hiroki berencana menggelar forum diskusi yang melibatkan pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, serta tokoh masyarakat guna mengkaji efektivitas teknologi tersebut secara terbuka.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada I Gusti Ngurah Arya Wedakarna yang dinilai terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat terkait persoalan sampah di Bali.

Di tengah krisis yang terus berkembang, publik tidak hanya menanti inovasi, tetapi juga komitmen nyata lintas sektor agar solusi yang ditawarkan tidak berhenti pada wacana, melainkan benar-benar dapat di implementasikan secara berkelanjutan.

Sumber : Megy)

@Red@ksi.gtn.com**

Sebelumnya
Perkuat Konsolidasi Demokrasi PHMI Jalin Kerjasama Dengan BAWASLU Kabupaten...
Selanjutnya
Beri Penghargaan Anggota Berprestasi, Kapolres Tanjab Barat Dorong Motivasi Kerja Lebih...

Berita Terkait :