Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

*Kronologis Kasus Pembacokan Pelajar Kota Bogor*

by Gardatipikornews
08 Oktober 2021 - 732 Views

BOGOR, Gardatipikornews.com


- Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhony Erwanto memaparkan kronologis awal, kasus pembacokan pelajar, asal Kota Bogor yang menyebabkan korban berinisial RMP (18) tewas. Menurut Dhory , kejadian berdarah ini bermula saat korban RMP bersama rekannya P (18) pergi nongkrong ke Jalan Palupuh Raya, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Rabu (6/10) sekitar pukul 21:00 WIB. Kemudian , tiba-tiba datang tiga unit sepeda motor dengan total enam orang menghampiri keduanya. Saat itu, satu dari enam orang tersebut, yakni RAP (18) turun dari sepeda motor dan langsung mengayunkan sajam jenis celurit kepada korban RMP. Naas, korban tak bergeming saat ayunan sajam menghujam ke tubuhnya hingga jatuh terkapar. Sementara, rekannya P berhasil melarikan diri dari para pelaku. “Satu orang berhasil melarikan diri karena sempat lari ke tempat jualan, kalau korban ini tidak tahu bagaimana bisa didapati pelaku lalu dianiaya,” kata Dhony kepada Awak media , Kamis (7/10/2021). Atas kejadian tersebut, korban diketahui meninggal dunia, sebelum dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Adapun, korban diketahui mengalami luka bacok di tiga bagian berbeda. “Berdasarkan hasil autopsi, ada luka di tiga bagian tempat. Luka bagian tengkuk sebelah belakang itu robek dan bagian kaki,” ucap dia. “Kalau luka yang mengakibatkan korban meninggal dunia itu dibagian dada, karena mengalami luka terbuka. Tidak benar soal leher yang mau putus,” ujarnya. Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menuturkan, tak lama kejadian pembacokan terjadi, Tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Bogor Kota langsung melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. Tak butuh waktu lama, petugas mendapatkan informasi, bahwa pelaku melarikan diri ke kediaman rekannya yang berada di wilayah Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara. Petugas pun langsung melakukan penggerebekan dan mendapati pelaku beserta barang bukti celurit yang digunakan untuk menganiaya korban. “Alhamdulillah, hanya dalam waktu 7 jam setelah kejadian kita berhasil melakukan mengungkap dengan menangkap para pelaku dengan tersangka utama yaitu RAP, pelajar warga Tanah Sareal,” Jelasnya . Reporter : TS
Sebelumnya
*Vaksinasi Di Posyandu Kenanga Kampung Cibayawak Rt 01 Rw 06 Desa Langensari Untuk mempercepat herd...
Selanjutnya
KAPOLRES SUKABUMI MENGIKUTI TEST KESAMAPTAAN JASMANI BERKALA SEMESTER 2 TAHUN...

Berita Terkait :