Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

PASTIKAN PAK..! Jokowi Target 1.864 Hunian Korban Gempa Cianjur Beres Sebelum Lebaran

by Gardatipikornews
06 Desember 2022 - 439 Views
Jakarta | Gardatipikornews.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pembangunan seluruh hunian tetap untuk relokasi korban gempa Cianjur, Jawa Barat, selesai seluruhnya sebelum lebaran tahun depan atau sekitar April 2023. Ribuan unit rumah hunian relokasi pascagempa yang memiliki tipe 36 dengan luas tapak 75 meter persegi tersebut dibangun di dua kecamatan di Cianjur. Konferensi Pers Presiden Jokowi di Cianjur, Senin (5/12): Rinciannya, sebanyak 200 unit rumah di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku dengan luas lahan 2,5 hektare (ha) dan 1.664 unit rumah di Desa Mulyasari, Kecamatan Mande seluas 30 ha. Hunian yang dibangun merupakan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dengan struktur tahan gempa. Kepada Gardatipikornews.com di Jakarta dilaporkan, Jokowi menargetkan serah terima pertama hunian relokasi di Desa Sirnagih akan diberikan pada akhir Desember untuk 80 unit. Sisa 120 unit lainnya akan diberikan pada pekan ketiga Januari 2023. “Yang untuk 200 iya [optimis akhir Desember serah terima]. Tapi yang untuk seluruhnya kira-kira sebelum lebaran InshaAllah,” kata Jokowi di tempat relokasi Desa Sirnagih, Senin (5/12). Sementara warga dengan rumah terdampak lainnya akan diberikan bantuan tunai dengan rincian Rp.50 juta diberikan untuk rumah yang rusak berat, Rp.25 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp.10 juta untuk rumah rusak ringan. Bantuan tersebut akan diberikan mulai pada Kamis (8/2) mendatang. Mekanisme pemberian bantuan tunai itu dilakukan baik melalui pemberian secara langsung ataupun melalui tabungan. “Kalau tempatnya berbahaya berada di garis patahan, garis sesar, itu yang dipindah. Kalau tidak ya dibangun di tempat yang sama,” ujarnya. ( @gon gtn )
Sebelumnya
‘’MAGUWO SAKTI AAU 97” PEDULI, MENGABDI, DAN...
Selanjutnya
KABID HUMAS POLDA JABAR : DEMI KEAMANAN, POLRI TINGKATKAN MOBILITAS PATROLI DI PEMUKIMAN WARGA...

Berita Terkait :