Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Pelaksanaan Operasi PPKM Skala Mikro Koramil 0621-22/Parung Di Pasar Tohaga Parung

by Gardatipikornews
28 September 2021 - 744 Views

Bogor, Gardatipikornews.com


- Dua tahun sudah pandemi Covid 19 mewabah di negeri ini. Sekian banyak korban yang berjatuhan, sekian banyak masyarakat yang terjangkit dan harus menjalani isolasi mandiri (isoman). Selama itu pula pihak berwenang seperti Dinas Kesehatan, Aparat muspika bahu membahu mencegah penyebaran wabah yang sudah menelan jutaan korban diseluruh dunia tersebut. Sementara di Negara Indonesia, seluruh aparat terkait terus menerus melaksanakan operasi ppkm yang kini sudah menurun menjadi Level III. Seperti yang dilakukan personil Koramil 0621-22/Parung yang sudah ratusan kali melaksanakan operasi ppkm skala mikro (Selasa, 28 September 2021) Sementara personil yang dikerahkan untuk operasi tersebut adalah: 1. Koramil 0621-22/Parung : 2 personil (Peltu Alimister Manullang da Serda Han Han). 2. Security : 2 personil. Kegiatan yang dilaksanakan petugas operasi tersebut ialah: Menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, memberikan tegoran kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker, menghalau kerumunan massa untuk menerapkan phsyical distancing, dan memberikan pemahaman tentang bahaya Covid-19. Kendala dan upaya yang dilakukan dalam operasi tersebut adalah: 1. Masih ditemukan yang tidak menggunakan masker. 2. Kesadaran tentang protokol kesehatan masih kurang. 3. Banyak yang tidak melaksanakan Physical Distancing. 4. Keterbatasan petugas pengawas protokol kesehatan. (Agustion)
Sebelumnya
PANSIMAS Desa Pagelaran Terbengkalai Dan Laporan Penanggung Jawaban ( LPJ ) Program Pamsimas Di...
Selanjutnya
Apresiasi Madago Raya Tindak Tegas Ali Kalora, Kapolri Minta Buru 4 DPO...

Berita Terkait :