Gardatipikornews.com
- Akibat Kurang adanya pengawasan dari Dinas terkait, Padahal pemerintah pusat telah menggelontorkan bantuan yang begitu besar APBN Anggaran Pendapatan Belanja Negara, ke semua SKPD salah satu nya bantuan anggaran dana Desa ADD/DD.Rabu, 14 / 06/ 23. Desa Margaluyu Kecamatan Kalibunder salah satu desa yang ada di Kabupaten Sukabumi, dalam pelaksanaan Pembangunan jalan Rabat di Kp. Cipongpok diduga asal Jadi.
Saat awak media melihat ke lapangan kesempatan lokasi yang belum lama di bangun sudah rusak kembali, Diduga Bahan material yang di gunakan Tidak Sesuai (RAB) sehingga Pembanguan Rabat yang belum lama selesai sudah rusak kembali,Jika kualitas dan kuantitas di kedepankan tidak mungkin akan seperti itu. Mungkin itu akibat Kurang adanya pengawasan dari Kepala Desa atau Team pelaksana lapangan ( TPK ) sehingga pembangunannya pun asal asalan.
Adapun yang menjadi sorotan Awak media, Tidak terlihat adanya papan informasi Sumber Dana dari mana Anggarannya berapa?? " Klo kita mengacu kepada Undang Undang No 14 Tahun 2008 " Tentang Keterbukaan Informasi Publik " dimana pentingnya Informasi Publik ini agar Masyarakat dan Sosial Kontrol melihat bahwa anggaran itu dari mana?
[gallery ids="67528,67529"]
Bukan itu saja jangankan LSM - Wartawan dan Lembaga lainnya, Masyarakat pun harus ikut serta Mengawasi Setiap Aggaran dari pemerintah Pusat ataupun Daerah.
Saat Team Media menghubungi kepala Desa Sukaluyu " Muhibin " lewat tlpn seluler untuk melakukan klarifikasi sekaligus konfirmasi terkait ada dugaan Pembanguan jalan Rabat ini, " Muhibin " menjelaskan itu Sumber Dana Dari Dana Desa Tahap Satu, ketika di Pertanyakan berapa Anggarannya dan kenapa dan pembangunan Rabat yang belum lama sudah rusak kembali, ia menjelaskan Nanti saya aka ke lokasi dengan TPK Team pelaksana kegiatan.ungkapnya
Di tempat terpisah awak media pun langsung menghubungi Binwas Kecamatan Kalibunder menjelaskan Nanti saya akan mengecek ke lokasi ungkapnya dengan singkat. Diduga akibat Kurang adanya pengawasan dari pihak kecamatan yang terkait sehingga pekerjaan yang ada di Desapun tidak terpantau,ketika di Pertanyakan itu anggaran dari mana kepada Binwas klo tidak salah itu anggaran dari Dana Desa ( DD ).tuturnya.
Pewarta : @Yayan investigasi gtn.