Tapi hal terkait dengan apa yang di sampaikan di atas, dalam hal Pelaksanaan nya tersebut di duga masih ada langkah - langkah penyimpangan
Seperti halnya yang terjadi di desa Tanjung sari kecamatan Curug kembar dalam rangka mendorong pembangunan infra struktur pedesaan di duga di laksanakan dengan asal- asalan. Yakni kegiatan rabat yang berlokasi di kampung pasir tengah dengan volume P.50 m x 1,6 m. Dengan memakan anggaran dana desa sebesar Rp.18.075.000, hanya dengan hitungan hari jalan tersebut habis terkikis oleh air.
Salah se orang tokoh masyarakat yang berinisial IL menyampaikan kepada awak media bahwa pogram pembangunan rabat itu di kelola oleh mantan kadus sinar jaman yang bernama Dalin.beliau menambahkan dgn kondisi kualitas pembangunan rabat ini,jelas ini di laksanakan dengan asal2an.semntara anggaran yang di pakai itu sudah lebih mencukupi untuk volume pembangunan rabat tersebut.
Ketika awak media mendatangi kepala desa ( E.basori ) beliau tdk bisa kami mintai keterangan sehubungan sedang sakit, dan di wakili oleh sekdes nya bernama sutaga .beliau menyampaikan bahwa anggaran yang di alokasikan untuk pembangunan rabat tersebut tidak sepenuhnya teralokasikan Karena banyaknya pemotongan2, ketika awak media mempertanyakan pemotongan apa saja...beliau tidak bisa menjawab jg menjelaskan.semntara bapak dalin yang di tunjuk sebagai kordin ator pembangunan rabat tersebut sampai berita ini di terbitkan belum bisa di tarik keterangan nya sehubungan beliau belum bisa di hubungi.
( Red@ksi.gtn.com |Lutfi PWRI & Asep PWRI
)