Kabupaten Sukabumi, Tanjungsari, Jawa Barat || Gardatipikornews.com
- Salah satu bentuk perhatian Pemerintah Daerah Provinsi adalah dapat menugaskan Desa untuk melaksanakan program Pemerintah Daerah Provinsi dalam rangka percepatan Pembangunan Desa berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah DaerahProvinsi (RPJMD) melalui pemberian bantuan keuangan kepada Desa Tahun 2024. Permerintah Provinsi Menggelontorkan Angaran Banprov Kesetiap Desa untuk di pergunakan dan diterapkan sesuai dan untuk masyarakat, beda dengan Proyek Banprov Pengaspalan Ruas Jalan Mekarwangi, Desa Tanjungsari, Kecamatan Curuggembar, Kabupaten Sukabumi dinilai asal - asalan.Senin. 16/12/24 Diketahui, proyek tersebut bersumber dari Bantuan Provinsi (Banprov), Tahun 2024 yang menelan Anggaran sebesar Rp.76.750.000. dengan volume Panjang 230 Meter dan Lebar 2.5 Meter, Lama Pekerjaan : 30 Hari Kerja, namun pekerjaan tersebut seolah menjadi pekerjaan yang tidak mengutamakan kualitas ini malah diduga asal - asalan.
" Adapun menurut salah satu masyarakat sekitar, yang mana dirinya tidak mau disebut identitasnya kepada awak media mengatakan, "Setahu saya pekerjaan ini dilaksanakan berdasarkan sistim borongan dan hal ini saya ketahui oleh karena saya melihat orang yang bekerja dipengaspalan ini terlihat bukan warga sekitar atau dalam artian orang luar dan pada saat saya bertanya kepada salah satu pekerja tersebut , dirinya mengatakan bahwa pekerjaan pengaspalan tersebut memang sudah diborong untuk pembangunan pengaspalan Ruas Jl. Mekarwangi ." paparnya .
Menindaklanjuti keterangan warga , awak media meminta keteranga terhadap Pihak BPD , dalam kesempatan ini BPD (H Rodi ) menjelaskan ,"Masalah pekerjaan pengaspalan ruas Jl. Mekarwangi, itu memang betul pengerjaannya memang benar diborongkan,dalam pelaksanaan pembangunan pengaspalan, akan tetapi tentang berapa nilai borongannya saya sendiri selaku BPD tidak atau belum mendapatkan bocoran berapa nilai uang di borongkan untuk pengaspalan jl. Mekarwangi itu, apabila rekan media ingin mendapatakan berapa nilai pekerjaan yang diborongkan tersebut silahkan saja para rekan media bisa langsung menemui bpk (AW) selaku PPK / karang taruna karena beliau selaku Karang Taruna Desa yang dilibatkan dalam pengaspalan ruas jalan ," jelasnya.
Yang menjadi Sorotan awak media ketika melihat pembangunan jalan sumber dana dari Anggaran Banprov Tahun 2024 Pengaspalan Ruas Jalan Mekarwangi ini diindikasi sangat perihatin dalan pekerjaannya Asal jadi tidak mementingkan Kualitas Aspal , dilihat saja dari aspal yang terkelupas, dan Kasar , dan kenapa Pihak Kepala Desa Tidak melibatkan LPM, dan tidak transparan terhadap BPD terkait berapa pemborongan pekerjaan Pengaspalan tersebut.
Ini Diduga Akibat Kurang adanya pengawasan dari Team pelaksana dari Kecamatan atau Dinas terkait, jika dalam pelaksanaan pembangunan harusnya di kedepankan kualitas pemadatan aspal dan kualitas aspal yang bagus supaya tidak cepat rusak dan masyarakat puas dengan pekerjaan jalan yang aspal, ini mah malah terkesan Asal - Asalan.
Pewarta : @Red@ksi.gtn.com & Team Investigasi