Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Pengusaha Papua Kecewa dengan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2019 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa di Provinsi Papua.

by Gardatipikornews
08 Juli 2023 - 972 Views

Papua Timika - Gardatipikornews.com Pengusaha asli Papua yang tergabung di Aliansi Peduli Pengusaha Papua menyambut baik Pemerintahan Indonesia dalam menetapkan dan mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 24 Tahun 2023 tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua RIPPP Tahun 2022-2041 pada 17 April 2023 lalu.

RIPPP memiliki tiga misi besar pembangunan di Papua, yaitu Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif. (8/7/2023).

Selain itu pada 29 Mei 2023 lalu, Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin telah mengukuhkan Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) yang memiliki peran utama dalam mengawal implementasi RIPPP, sehingga dapat memastikan keberhasilan dan dampak positif dari rencana pembangunan tersebut.

Koordinator Aliansi Peduli Pengusaha Papua, Faya Alfonso Naa SE, M.Acc, Akt kepada Papuaekspose mengatakan, pengesahan RIPPP ini memberikan peluang besar di dunia usaha khusunya bagi masyarakat asli papua yang memiliki potensi berusaha di berbagai sektor, seperti pengadaan barang dan jasa pemerintah, pertanian, distribusi, pertambangan, dan sektor lainnya.

“Karenanya kami meminta, BP3OKP berkordinasi dan memperkuat kerjasama dengan pengusaha asli papua, memberikan bimbingan dan dukungan yang diperlukan, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berkeadilan,” kata Faya

Ia juga berharap, kerjasama yang dibangun ini potensi ekonomi Papua dapat ditingkatkan secara berkelanjutan. Dengan mendorong sektor-sektor usaha yang ada dan memberikan peluang baru,

“Harapan besar kami adalah dapat menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” tuturnya.

Koordinator Aliansi Peduli Pengusaha Papua menegaskan, pengusaha asli Papua siap bekerja sama dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan Provinsi Papua.

“Dengan sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat, BP3OKP, dan pengusaha asli Papua, diharapkan dapat tercipta perubahan yang positif dan berkelanjutan dalam dunia usaha Papua, memberikan manfaat bagi anak-anak Papua serta mempercepat pembangunan dan kesejahteraan,” tegasnya.

(Gtn.papua)

Sebelumnya
Perwakilan FWJI & ISWI Hadir mengikuti Acara Satu hari Bersama Jambi, Sarinah -...
Selanjutnya
Kepala Desa Cilangkap Gelapkan Bantuan Program Dari Pemerintah Berupa...

Berita Terkait :