Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Permasalahaan Gerbang Kendari-Torinipa Tak Kunjung Usai. AMARA SULTRA : APH SULTRA Tidak Becus

by Gardatipikornews
27 September 2024 - 537 Views

Sultra || Gadatipikornews.com

  - Sekelompok Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Radikal Sulawesi Tenggara (AMARA SULTRA) gelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi dan Polda Sulawesi Tenggara. Hal ini buntut dari vidio viral yang menayangkan kondisi Gerbang penghubung Kendari-Torinipa yang mengalami kerusakan. Berdasarkan vidio yang beredar menayangkan Gerbang Penghubung Kendari-Torinipa, di Kelurahan Kendari Caddi, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami kerusakkan dibeberapa bagian. Tentunya hal itu menuai banyak tanya di publik. Pasalnya proyek yang ditujukkan sebagai salah satu icon Kota Kendari tersebut terkonfirmasi menghabisakn anggara senilai Rp. 32 Miliar dan ditargetkan berdiri hingga 25 Tahun. Namun setelah vidio yang beredar mengungkapkan bahwa bahan material penyusunan gerbang tersebut menggunakan sejenis bahan papan semen atau Glass Reinforce Concrete (GRC) yang notabenenya merupakan bahan yang terbilang murah yakni kisaran Rp. 150.000 dengan ukuran 1,2 meter x 2,4 meter. Tentunya hal ini yang menjadi kontroversi, biaya yang cukup fantastik namun berkualitas buruk. Malik Botom selaku Jenderal Lapangan mengungkapkan bahwa ada dugaan pengelembungan anggaran atau Mark Up pada Proyek Gerbang Kendari-Torinipa tersebut. Serta Aparat Penegak Hukum (APH) Sultra dinilai lamban dalam menyelesaikan permasalahaan tersebut " Tentunya ini tidak masuk akal, anggaran dengan jumlah yang banyak, tapi kualitas bangunan buruk. Saya mendugaa bahwa ada permainan cubit cubit anggaran oleh oknum tertentu. Dan tentunya saya menganggap APH kita kurang baik dan cenderung lamban dalam mengawal masala ini. " Ujar Malik Sedangkan pihak Kejati Sultra saat bertemu dengan masa aksi, melalui Kasi Intel Dodi menyampaikan bahwa penanganan polemik Gerbang Kendari-Torinipa diambil alih oleh Polda Sultra. " Untuk Gerbang Kendari-Torinipa itu sudah diambil alih oleh penyidik Polda Sultra. Kami hanya menunggu hasil penyelidikan. " Ujar Dodi Sedangkan Pihak Polda Sultra saat ditemui di dalam ruangan Ditkrimsus tidak berkomentar banyak. Selain mengungkapkan bahwa proses penyelidikan sementara berlangsung. " Proses penyelidikan berlangsung 2 minggu dan kami juga sudah melakukan pemeriksaan kepada beberapa pihak yang terkait. " Ujar Pihak Polda Sultra Malik Botom yang merupakan Ketua Umum AMARA SULTRA menegaskan bahwa Aksi Unjuk Rasa hari ini merupakan komitmen untuk menegakkan Supremasi Hukum di Wilaya Bumi Anoa Sulawesi Tenggara. Dan akan mengawal polemik tersebut sampai diproses sesuai aturan yang berlaku. " Saya sudah tegaskan, bahwa saya akan mengawal polemik ini sampai diproses sesuatu peraturan yang berlaku. Sebab ini komitmen kami secara kelembagan untuk menghalau dan mengatasi segala bentuk KKN di SULTRA" Tutup Malik ( @idr. Kaperwil GTN )
Sebelumnya
Tokoh Perempuan Papua Apresiasi Pembentukan Direktorat PPA-PPO oleh...
Selanjutnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Melakukan Soft Opening Rumah Sakit Adhyaksa...

Berita Terkait :