Prabumulih| Gardatipikornews.com// Pada tgl 29 Maret 2023 perkiraan pukul 17:15 wib edi santoso wakil ketua DPW ASGAS RI SUMSEL pulang dari jualan lewat jalan pagar agung karya mulya Reki yakub sedang berada di jalan tersebut
sambil ngobrol sama sopir mobil tersebut pak edi santoso lewat pelan-pelan tiba- tiba ada yang tepuk kepala pak edi santiso terus seketika mobil berhenti pak edi santoso bertanyakan ke reki yakub kenapa kamu meluk saya ,terus reki yakub bilang humor terus saya bilang humor bukan begitu,"kata pak edi santoso ke reki yakub selanjut reki yakub turun dari motor mendekat ke pak edi Santoso terus reki yakub bicara ke pak edi santoso.

"masalah nya apa kamu tak gituin saja marah ke saya ,jadi apa kamu kurang senang,saya tepakin kepala kamu"selesai bicara seperti itu ke pak edi Santoso reki yakub langsung mukul pelipis kiri pak edi santoso,selanjut nya karena dipukuli pelipis kirinya,pak edi Santoso wakil DPW ASGAS RI turun dari motor nya,terus didorong oleh reki yakub sehingga sampai terjatuh kedalam parit sambil dipukuli terus oleh reki yakub,namun apes nya nasib pak edi santoso wakil ketua dpw ASGAS RI sumsel ketika datang kakaknya yang pareman bawa golok yang mau di bacokkan ke pak edi santoso,namun ada warga yang datang melerai keributan itu, sehingga golok kakak pereman
itu,tidak jadi di bacokkan ke pak edi Santoso wakil 1 ketua DPW ASGAS RI wilayah Sumatra Selatan itu

selanjut nya pak edi Santoso melanjutkan perjalanan pulang sampai di desa karya Mulya menurut keterangan pak edi santoso ke Awak media ketika di komfermasi lewat WhatsApp reki yakub mengejarnya lagi"reki yakub mengejar saya ,namun saya tidak hiraukan,reki yakub masih bentak- bentak saya terus sampai terjadi motor saya senggolan dan saya
terbalik pak,pak
berhenti sejenak dalam keterangan ke awak media nasional garda tipikor news,melalui WhatsApp kemudian pak edi melanjutkan keterangan nya ,reki yakub kembali menyerang saya lagi pak,saya masih bisa berusaha menghindar dari serangan nya dan selanjutnya saya berusaha membela

diri saya,namun saya tetap dibanting sampai masuk ke parit,diri saya di tindih dari belakang kaki saya terasa tertekan ada yang bunyi kretak,saya menjerit kesakitan mendengar teriakkan saya, masyarakat banyak yang datang dan langsung melerai keributan kami pak,setelah itu saya mau bangun kaki saya berat tidak kuat untuk berpijak ,terus saya diantar dibonceng motor oleh warga pak, mengakhiri keterangan ke awak media nasional garda tipikor news
akibat dari penganiayaan tersebut pak edi Santoso wakil DPW ASGAS RI SUMSEL mengalami luka- luka dan cidera 1.dibagian pelipis kiri nya bengkak
2.siku kanan kiri nya lecet
3.kepala belakang kuping sebelah kanan bengkak
4.luka jempol kaki kiri
5.telapak kaki kiri luka
6.tulang kecil kaki kanan patah
7.dada sebelah kiri sakit demikian lah cidera yang di alami oleh pak edi santoso wakil ketua I DPW ASGAS RI SUMSEL akibat dari penganiayaan oleh reki yakub cs
di tempat yang berbeda bapak Ratu Anom BN selaku pimpinan 4 ( empat) organisasi di wilayah Sumbagsel diantara nya ASGAS RI,GAAS,LIN dan CAPA TRI MATRA mengecam keras atas tindakkan arogan dan premanisme serta penganiayaan yang dilakukan oleh oknum terhadap korban edi santoso yang merupakan petugas bela negara di 4 organisasi ASGAS RI,GAAS,LIN dan CAPA TRI MATRA
kami berharap demi tegak nya hukum,maka kami meminta agar pihak berwajib segera menangkap dan menahan oknum yang telah melakukan penganiayaan terhadap korban edi santoso dan secepatnya diproses secara hukum yang berlaku di negara kesatuan republik indonesia ini tanpa tebang bulu.
Pewarta: Arwani &TIM SUMSEL
Sebelumnya
Safari Ramadan ke Koramil Binong, Dandim 0605/Subang berikan santunan dan motivasi kepada anak...
Selanjutnya
Cek Lokasi Longsor, Kapolsek Sukahaji Ingatkan Warga Waspada Longsor...