Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Presiden Berharap Indonesia Tak Lagi Impor Jagung

by Gardatipikornews
14 Agustus 2022 - 415 Views
Jakarta | Gardatipikornews.com –Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) atas keberhasilan mencapai ketahanan pangan, khususnya swasembada beras. Menurut Jokowi, capaian ini tak lepas dari usaha pemerintah membangun infrastruktur pertanian seperti bendungan, irigasi, dan embung. Dalam kesempatan itu Jokowi juga menyebut Indonesia berhasil mengurangi jumlah impor jagung dan sudah tidak mengimpor beras selama 3 tahun. “Dulu kita harus impor 3,5 juta ton jagung. Sekarang kita impor 800 ribu ton. ini lompatan yang besar sekali. Terus menerus Insyaallah kita tidak impor jagung lagi dalam 2-3 tahun lagi, seperti beras yang sudah 3 tahun tidak impor,” ungkap Jokowi di Istana Negara, seperti dilansir detikcom, Minggu (14/8/2022). Jokowi mengatakan, Indonesia konsisten memproduksi beras sebanyak 31,3 juta ton per tahun sejak 2019 hingga 2021. Sementara perhitungan BPS di akhir April 2022, stok beras di lapangan mencapai tingkat tertingginya, yaitu 10,2 juta ton. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang di-update 12 Agustus 2022, Indonesia masih mengimpor beras dari sejumlah negara. Tahun 2021, jumlahnya bahkan mencapai 407.741,4 ton, naik dari tahun 2020 yang hanya 356.286,2 ton. Namun perlu diketahui bahwa beras impor tersebut bukan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat umum. Tetapi untuk kebutuhan hotel, restoran, kafe dan sejenisnya.   (Red)
Sebelumnya
Tokoh Ulama Banten dan Cirebon Dukung Kabareskrim Pidanakan Semua Yang Halangi Penyidikan...
Selanjutnya
Puncak Kegiatan Dalam Rangka Memperingati HUT RI Ke-77 Pemdes Banjarsari Gelar Jalan...

Berita Terkait :