Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Kerukunan dan Persatuan di HUT Partai Golkar ke-60

by Gardatipikornews
13 Desember 2024 - 683 Views

Bogor || Gardatipikornews.com 

- 12 Desember 2024 – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-60 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (12/12/2024). Dalam pidatonya, Presiden menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan bangsa di tengah situasi dunia yang semakin penuh tantangan. “Kita harus waspada, kita tidak boleh pecah, kita tidak boleh diadu domba. Kita menjaga kerukunan, baik antar umat beragama, antar suku, antar kelompok etnis, maupun antar ras. Kita tidak boleh terpancing, dan ini tanggung jawab kita semua sebagai pemimpin-pemimpin,” ujar Presiden. Presiden menekankan bahwa perdamaian bukanlah sesuatu yang datang begitu saja, melainkan hasil kerja bersama seluruh pihak. Ia mengajak para pemimpin dari semua lapisan untuk bersatu menghadapi tantangan global tanpa melupakan nilai-nilai musyawarah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perbedaan. “Kuncinya adalah kalau semua unsur pemimpin dari semua lapisan bisa rukun bersatu. Tidak berarti kita tidak beda pendapat, tapi di ujungnya kita tidak boleh bermusuhan. Saya tidak pernah mau terpancing untuk membenci,” tambahnya. Selain itu, Presiden Prabowo juga menyoroti perkembangan teknologi, khususnya media sosial, yang dinilai dapat menjadi alat pemecah belah jika tidak digunakan secara bijak. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih kritis terhadap berita yang beredar, terutama hoaks yang kerap memancing kebencian. “Sosmed, saya kadang-kadang kaget juga, apa lagi ini, Prabowo menghardik siapa? Prabowo memaki-maki, enggak ada. Saya cek, rupanya hoaks. Terlalu gampang bikin hoaks, terlalu gampang bikin fake news,” ujar Presiden. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh pihak untuk terus mengutamakan persatuan dan kerukunan demi menjaga keutuhan bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks. ( @Red@ksi.gtn.com  ) Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) /DNS. Sekretariat Presiden.
Sebelumnya
Ketua DPC LSM MAUNG Kabupaten Mempawah Apresiasi Polres Kapuas Hulu Dalam menggagalkan...
Selanjutnya
Uji Coba, Kodim Bojonegoro bersama SPPG Taman Rajekwesi Distribusikan Ratusan Porsi Makan Sehat dan...

Berita Terkait :