Ungkap Plt. Camat Ciseeng lagi, dalam memeriahkan HUT RI Ke 77 pun akan ditampilan musik hiburan untuk menghibur masyarakat Ciseeng dan sekitarnya.
Disusul dengan paparan dan arahan oleh Kasi Ekbang H. Lukman Ariadi S.Ip, terkait rapat dengan BPD Desa. Menurut H. Lukman Ariadi S.Ip, saat kemarin rapat bersama BPD, Sekdes dan Kaur Program Desa terkait perencanaan RKPD Tahun 2023, BPD harus menelaah RPJMDes berikut pagu indikatif Tahun 2022 sebagai gambaran perencanaan Tahun 2023.
Ungkap H. Lukman Ariadi S.Ip kembali, BPD sangat diperlukan sesuai dengan Permendagri No. 114 Tahun 2019 dan Permendes PDTT No. 21 Tahun 2020 sudah dicantumkan bahwa pelaksanaan perencanaan RKPDes dimulai dengan musdes oleh BPD yang dituangkan dalam berita acara dan dijadikan dasar kepala desa untuk membuat SK Tim pembuatan pembentukan RKPDes Tahun 2023. Jadi tugas BOD hanya menelaah RPJMDes Tahun 2023. Selain itu BPD sangat berperan, setelah berita acara ditandatangi disahkan oleh kepala desa, SK Tim dengan jumlah minimal 7 orang dan maksimal 11 orang, diketuai Sekdes dan Sekretaris LPM dan anggota tokoh masyarakat. Setelah hasil penyusunan Tim RKPDes dibentuk, BPD menelaah RKPJMDes, menetapkan pagu indikatif, menetapkan pendapatan seperti DD, ADD, BHPRD, Banprov dan PAD.
Tutur Kasi Ekbang lagi, musrenbang yang sebelumnya dipimpin kepala desa kini Permendes PDTT No.16 Tahun 2019 menetapkan bahwa musdes atau musrenbangdes dipimpin oleh BPD sesuai dengan peraturan.
Wawan Hartawan S.Sos menginformasikan kegiatan batas desa di setiap desa se Kecamatan Ciseeng, sedangkan PM Nenih Trana menyampaikan informasi terkait STB (Set Top Box) yang selalu diabsen dipantau oleh DPMD Kabupaten Bogor. Ia mengingatkan terus kepada kasi kesra pemerintah desa untuk terus mendata. Selain itu Nenih Triana juga memberikan informasi mengenai bantuan rumah yang terkena bencana sudah beres dan sudah diinfornasikan ke pihak DPKPP Kabupaten Bogor.
Kanit Trantib Tajudin S.Sos menyampaikan arahan dari Dinas Pol. PP Kabupaten Bogor atas surat edaran yang diterimanya, yang mana isinya mengenai pembuatan baju seragam linmas, dan untuk sementara rencana tersebut ditunda dulu.
Tajudin S.Sos juga meminta kepada para kepala desa, agar dapat mengantisipasi siswa tawuran antar sekolah. Karena pada beberapa waktu lalu terlihat ada siswa dengan mengendarai sepeda motor sambil mengacung-acungkan senjata tajam. Tajudin S.Sos juga sudah memberikan informasi tersebut ke pihak aparat penegak hukum.
Reporter: Agustion kordinator Bogor Raya.gtn.com