Bogor || Gardatipikornews.com -- Anak yatim adalah makhluk yang dimuliakan dan berhak mendapatkan perhatian khususnya dalam ajaran Islam juga memiliki keutamaan tersendiri bagi mereka yang menyantuninya. Keistimewaan tersebut meliputi pahala yang besar, kedekatan dengan Rasulullah di surga, terhindar dari siksa neraka, serta mendapat keberkahan dan kecukupan rezeki.
Seperti yang dilakukan Pemdes Parigi Mekar Kec. Ciseeng, pada hari ini, Jumat 31 Oktober 2025 bertempat di kediaman Kepala Desa Ade Syaprudin MM, menggelar kegiatan santunan yatim yang rutin digelar 2 bulan sekali tersebut.
Usai shalat Jumat, dirumah Kades yang akrab dipanggil Togay telah berkumpul walau matahari terasa begitu terik, Kepala Desa Ade Syaprudin MM, Ketua TP. PKK Desa Neneng Supriatin, Kasi Kesra Andi Parto, Rw. Ateng, Ustdz. M. Ilmi, serta Ketua Rt/Rw/Kadus, yang menyambut kehadiran Sekcam Ciseeng Ahmad Rosadi S.Ag, Kasipem M. Rizal S.Sos.
Andi Parto yang saat itu bertugas sebagai pengatur acara memberi waktu kepada Ustadz M. Ilmi untuk mengawali dengan pembacaan do'a. Sementara Rw.01 Saepudin (Ateng) memberi informasi kepada warganya yang mendapat santunan menginginkan bilamana ada warga yang anaknya putus sekolah karena ketiadaan biaya, akan dianjurkan kembali bersekolah dan akan diusahakan dibantu oleh donatur di lingkungannya. Santunan yang diberikan kepada 100 anak yatim berupa Beras 5 Kg, Telur ayam 10 butir, Ikan lele 2 Kg dan amplop berisi uang.
Sekcam Ahmad Rosadi S.Ag dengan nada sedikit bergurau berharap semua yang hadir mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, dan seluruh anak yatim yang hadir didoakan agar menjadi anak yang soleh dan solehah. Patut bersyukur pada Allah SWT kalau H. M. Ma'mun mampu menyalurkan bantuan santunan kepada 100 anak yatim.
H. M. Ma'mun ayah dari Kades Ade Syaprudin MM yang juga salah satu pengurus Bumdes menghaturkan maaf kepada para anak yatim karena ia tidak dapat memberikan santunan langsung ke rumah masing-masing. Berbagi, tutur H. M. Ma'mun kembali, bukan karena ia kebanyakan harta, tetapi ia punya tanggung jawab kepada anak yatim di Ds. Parigi Mekar.
H. M. Ma'mun berprinsip: Orangtuanya mendidik, berbagilah kepada orang lain, terutama kepada anak yatim walau jumlahnya tidak seberapa.
Dengan suara terbata-bata H. M. Ma'mun meminta kepada anak yatim yang hadir agar ridho membacakan surat Al Fatihah untuk ditujukan/dikirimkan kepada orangtuanya yang telah kembali pada Sang Khalik.
Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar