Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Pendidikan - GTN Kecelakaan - GTN Politik - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Sekolah Advokasi Digelar Karang Taruna Kecamatan Parung Untuk Menambah Wawasan Berkaitan Dengan Hukum

by Gardatipikornews.com
19 Oktober 2026 - 38 Views

Bogor || Gardatipikornews.com -- Minggu, 18 Oktober 2026 Karang Taruna Kecamatan Parung menggelar giat Sekolah Advokasi bagi seluruh pengurus dan anggotanya dari 9 Desa yang ada.

Telah hadir dalam pembukaan acara Sekcam Endang Darmawann S.Sos MM, Kai PM Yazidil Bustomi, pengurus Karang Taruna Kab. Bogor Adin Baihaqi Muslim S.Pd, Ketua Karang Taruna Kecamatan Parung Fikri Abdullah SE., Kepala Desa Bojong Indah M. Satiri S.Sos M.Pd, pengurus dan anggota Karang Taruna kecamatan dan 9 desa se kecamatan Parung. 

Kegiatan Sekolah Advokasi dihadiri 4 narasumber yaitu: 1. Advokasi Hukum: IPTU.Buana Adi Putra SH, menjelaskan bahwa sejak 2 Januari 2026, Indonesia telah memberlakukan sejumlah ketentuan hukum pidana yang baru. Salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

 2. Advokasi Perempuan dan Anak: Yazidil Bustomi, S. Fil.,SH., MM. Kasi PM Kec. Parung menindaklanjuti kasus PPA di Kec. Parung. Membela dan mendampingi anak/perempuan korban kekerasan sampai haknya terpenuhi tuntas

 3. Advokasi Kesehatan: Apriana Kartika Candra, S. KM. Puskesmas Parung, membantu mengadvokasi masyarakat dalam upaya untuk mengakses UHC yang merupakan system penjamin kesehatan yang memastikan semua orang menerima pelayanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus mengalami kesulitan ekonomi ketika seorang jatuh sakit

4. Advokasi Pendidikan: Siti Latifah, S.Sos. Kasi Penkes Kec. Parung. menyampaikan kalau di Kec. Parung siswa yang Drop Out 301 anak, Lulus Tidak Melanjutkan 346 anak, Belum Pernah Bersekolah 1.008 anak. Dan Tugas kita bersama untuk mengadvokasi agar permasalahan anak tidak sekolah dapat terselesaikan


Kegiatan bertajuk Sekolah Advokasi dengan motto: "Mewujudkkan Masyarakat Sadar Hukum, Peduli Pendidikan, Tahu Hak, Kesehatan, dan Tanggap Terhadap Perlindungan Perempuan dan Anak" ini dibuka dengan diawali sambutan Ketua Karang Taruna Kecamatan Parung Fikri Abdullah SE.

Tutur Fikri Abdullah SE: "Pada hari ini, kita berkumpul di aula kantor untuk mengikuti kegiatan sekolah advokasi, Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, memperkuat koordinasi, serta mendorong partisipasi seluruh pihak dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.

Harapan kita bersama, kegiatan Sekolah Advokasi ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial yang berakhir pada hari ini. Lebih dari itu, kegiatan ini harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, berbagai materi yang disampaikan oleh para narasumber nanti hendaknya menjadi bekal bagi kita semua dalam melaksanakan tugas di wilayah masing-masing. Informasi dan pengetahuan yang diperoleh perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dan langkah-langkah konkret untuk menggerakkan serta meningkatkan partisipasi masyarakat di desa masing-masing. Kita menyadari bahwa berbagai permasalahan di tengah masyarakat merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama. 

Saat usai kegiatan, Fikri Abdullah SE menuturkan mendorong bersama Kasi PM kepada penegak hukum untuk bisa menangani kasus pelecehan seksual terutama pada anak-anak yang belakangan ini tengah marak.

Pengurus Karang Taruna Kab. Bogor Adin Baihaqi Muslim S.Pd menyusul dengan membacakan amanat Ketua PKKT Kab. Bogor Heri Gunawan SE MM yang tengah ada agenda di Nusa Tenggara Timur.

Sekcam Parung Endang Datmawan S.Sos MM ketika sambutan menjelaskan dan mengingatkan pada undangan yang hadir bahwa kegiatan hari ini untuk meningkatkan pemahaman dan memperkuat kolaborasi serta melibatkan perempuan dan para pemuda untuk membahas berbagai hal yang berkaitan dengan isu-isu yang telah disampaikan sebelumnya.

Penulis: Agustion

Sebelumnya
KTP Hingga Akta Kelahiran, Disdukcapil Sukabumi Terus Tingkatkan Kualitas...

Berita Terkait :