Tangerang] Gardatipikornews.com// Kegiatan Proyek Hotmix Bojong Loa hancur amburadul lemahnya fungsi pengawas kecamatan cisoka di nilai berbagai pihak menjadi salah satu faktor penyulut akan adanya dugaan mark'up dan menimbulkan kegagalan kontruksi pada kegiatan Hotmix Bojong Loa Rt 04/01 Desa Bojong Loa Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang.
Di ketahui proyek tersebut belum genap 8 bulan namun sudah mengalami kerusakan yang begitu parah sehingga meninggalkan lubang-lubang yang mengangah hampir setengah badan jalan.
Sementara itu kecamatan cisoka yang dalam hal ini selaku kuasa pengguna anggaran KPA yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut sebelum nya sudah melakukan perbaikan, namun perbaikan yang di maksud dirasa masih jauh dari kata maximal dan terkesan mau tidak mau, terlihat dari ada perbaikan yang di lakukan hanya terdapat di beberapa titik saja tidak secara utuh dan menyeluruh.
Tentunya hal tersebut menuai perhatian khusus dari para aktifis yang ada di kabupaten tangerang, hal tersebut di katakan Abdul Pani salah satu aktifis yang sekaligus pula merupakan ketua YLPK-YAPERMA Yayasan Perlindungan Konsumen Posko Tigaraksa Kabupaten Tangerang yang di temui di ruang kerjanya.Kamis 16/03/2023.
yang menyayangkan sikap abay dan mau tidak mau yang di tunjukan oleh Kecamatan Cisoka dalam hal pengoptimalisasian anggaran negara di dalam pembangunan kegiatan fisik yang mengakibatkan ada nya kegagalan kontruksi yang mengarah kepada adanya potensi kerugian keuangan negara.
"Saya berharap ada upaya tindakan tegas yang harus di lakukan oleh aparatur penegak hukum baik kepolisian maupun kejaksaan untuk turun dan melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan Hotmix tersebut dan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Hotmix tersebut, akibat dari adanya dugaan yang mengarah kepada lemahnya fungsi pengawasan yang mengakibatkan potensi kegagalan kontruksi maka negara sangat-sangat di rugikan hingga mencapai puluhan juta rupiah, hingga saat ini pihak Kontraktor maupun Kecamatan Cisoka belum memberikan keterangan apapun perihal langkah evaluasi dan bentuk pertanggung jawaban dari kuasa pengguna anggaran.
( Reporter: ma'rup/buluk )