Lombok-Nusa Tenggara Barat | Gardatipikornews.com
- 04/06/2024. Gerakan Pramuka sedari dulunya adalah bentuk pendidikan karakter generasi bangsa yang memiliki ciri khas karakter nasionalis dalam diri pribadi seseorang. Sebagaimana kita ketahui bersama, dewasanya tentang Pramuka yang membutuhkan selalu upgrade penyesuaian dengan situasi, kondisi dan toleransi jangka panjang. Pramuka SDN 1 Sepit sejak sekitar tahun 2021 akhir, melakukan kolaborasi dengan lintas sektoral kepemudaan yang di pelopori oleh Literer Thopan Lasmana.H.A., S.AP yang merupakan pemuda salah satu dari Pramuka andalan Ranting Keruak Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Kolaborasi tersebut dikemas dalam Program Pembentukan Karakter Tingkat Penggalang-Sekolah Dasar. Telah berhasil mencetak 3 angkatan di SDN 1 Sepit berdasarkan kebijakan dari Kamabigus Pangkalan (Kepala Sekolah SDN 1 Sepit - Hj.Muhayyah, S.Pd). Program ini, murni kolaborasi inovasi tentang tekhnik-tekhnik Kepramukaan yang sesuai dengan tingkatannya, dipertajam berdasarkan sertifikasi keahlian bersama Pelatih Pramuka pangkalan SDN 1 Sepit (Mahrip, S.Pd).
Inovasi Pemanfaatan Potensi Diperbaharukan Oleh SDN 1 Sepit tersebut adalah mengajarkan dan memperkenalkan kepada siswa tentang GAYA BERKOMUNIKASI DAN PENYAMPAIAN INFORMASI DIGITAL (MEMBACA BARCODE), seluruh materi dan penugasan 90% disampaikan secara barcode melalui tekhnik komunikasi digital, kemudian siswa pramuka diberikan tenggat waktu beberapa hari untuk mencatat materi dan penugasan yang diberikan melalui situs terkendali edukasi oleh Instruktur Literasi Komunikasi. Penekannya terhadap wajib mencatat tulis tangan masing-masing. Dilanjutkan dengan catatan mereka tersebut dipertajam oleh Pelatih Pramukanya. 2 tehknik disiplin tersebut merupakan terapan kerja nyata tentang Gaya Offline To Online, dan sebaliknya Online To Offline.
Lulusan didikan angkatan Pramuka di SDN 1 Sepit hingga 3 periode angkatan tersebut memang dipersiapkan sedini mungkin untuk bibit-bebet generasi penerus bangsa oleh kolaborator Literer Komunikasi. Diharapkan ketika dewasanya memiliki karakter yang Zeronialis. Cerdas dalam membaca dan menangkal radikal bebas tentang kejahatan dunia sosial, stop kebodohan digital, bijak! saring-serap-sebar di ruang siber (ketika dewasanya). Menyesuaikan dalam pola peradaban hidup baru.
Kolaborasi tersebut terdiri dari beberapa element keilmuan pasca akademik, sesuai dengan basic keahlian masing-masing yang dipadukan dalam se-Literasi. Yaitu ¹Literasi keilmuan membaca, ²Literasi keilmuan menulis, ³Literasi keilmuan berhitung, ⁴Literasi keilmuan berkomunikasi, dan ⁵Literasi keilmuan bela negara.
*.*Red GTN