Sukabumi, Sukaraja || Gardatipikornews.com -- Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan kualitas pembelajaran, Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus I Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, menggelar Workshop Perangkat Pembelajaran di SD Negeri 1 Pasirhalang, Jalan Sukaraja Nomor 5 Km 5, Desa Pasirhalang, Selasa (29/9/2026).
Mengusung tema “Kompeten Gurunya, Hebat Pembelajarannya, Unggul Generasinya”, kegiatan tersebut berfokus pada empat agenda utama, yakni penyusunan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta perumusan panduan supervisi guru.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya pendampingan dan penguatan kompetensi guru dalam mempersiapkan proses pembelajaran yang lebih terarah dan berkualitas.
Kegiatan diikuti 81 guru dari sembilan sekolah, dengan masing-masing sekolah mengirimkan sembilan orang perwakilan. Peserta terdiri atas guru kelas 1 hingga kelas 6 serta guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus KKG Gugus I dan para pengawas sekolah yang bertindak sebagai pemateri.
Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Bina Kecamatan Sukaraja, Ahmad Yani, mengatakan kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan melalui program Hari Belajar Guru (HBG) yang diinisiasi oleh KKG Gugus I Kecamatan Sukaraja.
“Kami sebagai kepanjangan tangan Dinas Pendidikan diundang untuk menyampaikan materi. Kegiatan ini sudah dijadwalkan dan pelaksanaannya mengacu pada regulasi yang diinstruksikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujar Ahmad Yani.
Ia menjelaskan, kegiatan HBG ditujukan untuk diikuti seluruh guru sebagai sarana peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, pengawas sekolah menjalankan fungsi pembinaan, pemantauan, dan penilaian, sekaligus memberikan penguatan teori serta pendampingan yang dapat diterapkan guru selama semester berjalan, mulai Juli hingga Desember.
Menurut Ahmad Yani, para guru mendapatkan bimbingan dalam menyusun Alur Tujuan Pembelajaran berdasarkan bab atau materi yang diajarkan. Dengan perencanaan yang sistematis, proses pembelajaran diharapkan berjalan lebih terstruktur, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.
Salah satu materi penting yang dibahas dalam workshop tersebut adalah konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Ahmad Yani memaparkan konsep tersebut dengan rumusan 8-3-3-4, yang mencakup delapan dimensi profil lulusan, tiga prinsip pembelajaran, tiga pengalaman belajar yang disebut 3M, serta empat kerangka pembelajaran.
Ia menyebutkan, materi tersebut langsung dipraktikkan oleh para guru untuk dituangkan ke dalam perangkat pembelajaran.
“Alhamdulillah, konsep tersebut langsung dituangkan oleh para guru ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Setelah pendampingan di Gugus I selesai, kami langsung melanjutkan kegiatan pendampingan ke Gugus II,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pendampingan secara langsung diperlukan agar berbagai kebijakan dan program pendidikan dapat dipahami serta diterapkan dengan tepat oleh para guru.
Melalui kegiatan tersebut, para pendidik diharapkan mampu menyesuaikan perencanaan pembelajaran dengan kurikulum yang berlaku serta kebutuhan peserta didik.
Ahmad Yani berharap kegiatan HBG dapat meningkatkan kesiapan guru dalam mengajar sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
Ia juga mengajak para guru untuk terus mengembangkan kemampuan diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah masing-masing demi mendukung terwujudnya Sukabumi Mubarokah.
Terkait pelaksanaan kegiatan, Ahmad Yani menegaskan bahwa pihaknya berupaya agar workshop tidak mengganggu hak belajar siswa. Oleh karena itu, kegiatan baru dimulai pukul 11.00 WIB dengan mempertimbangkan jadwal kepulangan siswa yang biasanya berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB.
“Kami sangat berhati-hati agar kegiatan ini tidak mengganggu proses pembelajaran siswa. Karena itu
Pewarta: Asep supiandi.