Sambelia, Lombok Timur|| Gardatipikornews.com -- Masyarakat Desa Dara Kunci, Kecamatan Sambelia, yang terdiri dari petani, pemuda, dan nelayan, menggelar aksi bersih-bersih pesisir pantai bersama wisatawan mancanegara. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk edukasi bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian pesisir pantai.
Tak hanya bersih-bersih, masyarakat setempat juga berdiskusi ringan mengenai pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Dara Kunci.
Zahra, wisatawan asal Inggris, menyampaikan kesannya: “Memiliki alam sekaya Desa Dara Kunci ini sungguh memuaskan. Akan sangat baik jika alamnya terus dijaga dan dikembangkan dengan layak.”
Pak Budi, tokoh masyarakat setempat, menyatakan dukungannya. “Lombok punya segudang tempat wisata indah. Penting bagi kami untuk benar-benar didukung oleh pemerintah maupun kelompok-kelompok peduli wisata lainnya,” tegasnya.
Kegiatan ini membuka ruang bagi masyarakat untuk terus belajar tanpa memandang golongan. Warga juga merasa puas dengan respons positif turis yang ikut mendukung pengembangan pariwisata kerakyatan. Konsepnya sederhana: pelayanan makan ala pedesaan, memancing di Gili Nyiur, ikut serta dalam agenda pertanian, hingga membersihkan Gili Nyiur bersama nelayan.
Agenda positif ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Dara Kunci dan Lombok Timur pada umumnya untuk terus membuka aset-aset potensi wisata.
Maksum, Ketua Organisasi RBPM (Rinjani Bersatu Pejuang Massa) NTB, turut mengapresiasi kolaborasi warga dan turis dalam menjaga alam Lombok agar lebih indah dan sehat. “Masyarakat tak harus menyandarkan ekonominya hanya menjadi buruh di tambak-tambak pesisir. Rakyat juga berhak mengekspresikan dirinya dalam kehidupan ekonomi melalui pengembangan pariwisata kerakyatan,” tegasnya saat berkumpul bersama warga Dara Kunci.
@Red@ksi.gtn.com**