Sukabumi, Margaluyu, Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Pemerintah Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, menyalurkan bantuan pangan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran dipusatkan di Aula Kantor Desa Margaluyu.
Kepala Desa Margaluyu, Utep Sudarjat, mengatakan penyaluran dimulai sejak Kamis (17/9/2026). Kegiatan berlangsung dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
"Alhamdulillah untuk penyaluran dilaksanakan di Aula Desa Margaluyu. Dimulai dari kemarin, hari Kamis tanggal 17, dari jam setengah delapan sampai jam empat, tapi dikasih spare waktu sampai jam 5 sore," ujar Utep saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/9/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran dibagi per kedusunan. Hari pertama untuk Dusun Cikaung dan Dusun Cigadok. Hari kedua untuk Dusun Sayang, dan hari ketiga untuk Dusun Warudoyong.
"Insyaallah kalau penyaluran reguler sampai besok selesai, tapi dikasih waktu sampai hari Senin dan Selasa untuk warga yang belum sempat hadir di jadwal reguler," jelasnya.
Total penerima bantuan di Desa Margaluyu sebanyak 993 KPM. Setiap KPM mendapatkan tiga karung beras, masing-masing 10 kilogram, sehingga total 30 kilogram per KPM. Bantuan tersebut merupakan periode tiga bulan, yakni Juni, Agustus, dan September.
"Harapan kami, dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya yang kategori kurang mampu. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Daerah yang sudah menyalurkan bantuan pangan ini untuk masyarakat Desa Margaluyu," kata Utep.
Di lokasi terpisah, salah seorang penerima manfaat, Sopiah, warga RT 01 RW 02 Kampung Pasir Muncang, mengaku bahagia dan bersyukur.
"Alhamdulillah ibu kebagian beras tiga karung. Sangat beruntung, mungkin ini panggilan dari Allah SWT untuk mengasihkan rejeki yang terbesar. Alhamdulillah hirobbil alamin," ujarnya.
Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu di tengah harga beras yang mahal.
"Alhamdulillah ibu bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada pemerintah, kepala desa beserta jajarannya dan para tokoh. Karena ini sangat membantu kehidupan ibu, kan ayenamah gening pak beras teh awis jeng pami meser nage dimana acisna, sedengken ibu teu usaha. Ibu teh nuju ngabutuhkeun, aya bantosan," kata Sopiah dalam bahasa Sunda.
"Ibu berdoa kanggo Bapak Kades sareng para tokoh na anu aya didieu, ku ibu didoaken sing disehatken, sing panjang umur na, sing ageng milik rejekina, sing aya dina kebarokahan," pungkasnya dengan raut wajah bahagia.
pewarta : Asep supiandi.