Kabupaten Sukabumi| Gardatipikornews.com//
Akses Jalan yang menghubungkan antara Purabaya atau Muara Cicukang, sangat parah dan tak ubah nya jalan yang menjadi kolam atau Sungai
SementaraAkses jalanitu sangat vital mengingat Untuk warga desa Cicukang dan desa Margaluyu tidak ada Akses jalan lain atau jalan alternatip
Menurut salah satu warga desa Margaluyu kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi Jawa Barat, yang enggan di publikasikan namanya menuturkan bahwa Akses jalan ini sangat di butuhkan oleh warga sekitar dan juga warga desa lain karena untuk pergi ke pasar Purabaya atau ada keperluan lain seperti ke Kecamata atau pun puskesmas,kalau jalan begini kalau pasien mau berobat keburu meninggal di jalan pribahasa nya tuturnya seraya sefih dan kesal
Nah kalau begini Akses jalan nya bagai mana kami bisa buru buru ke tempat tujuan misal ke pasar ,apalagi membawa hasil bumi ke pasar keburu lecet di jalan, karena tak jarang kendaraan roda dua yang mogok karena mesin nya jebol kena batu akibat jalan yang bergelombang dan tak kurang juga kendaraan roda empat dan enam kadang sampai terbalik karena jalan yang seperti ini tutur nya seraya menunjukan jalan yang rusak ini kepada awak media,
Dan seiring musim hujan jalan ini malah sangat di perparah lagi dengan mobil yang be tonase besar apalagi akhir akhir ini mobil yang mengangkut LOK dari perum perbutani yang sedang ada penebangan di wilayah Gunung Tanjung paparnya,dan dalam satu hari itu kadang tak terhitung jumlah nya akibatnya jalan jadi semakin parah
Dan kami pun masyarakat desa Margaluyu sangat lah heran kenapa mobil yang membawa Lok dan bertonase tinggi bisa lewat ke sini padahal dari mulai kampung Puspa daya Malingping sampai Gunung Tanjung itu adalah notabene Jalan desa,ini siapa yang ngasih ijin lewat nya dan dugaan kami ini ada pemasukan ke pihak desa atau karang taruna,
Nah kami selaku masyarakat sangat menyayangkan karena imbas nya kepada kami semua dan semua pengguna jalan yang melewati jalan ini tuturnya
Seharusnya pihak desa atau pihak manapun yang ber koordinasi dengan pihak Perum Perhutani itu lebih bijak dalam memberikan ijin harus bisa memilah milah mana yang lebih prioritas apakah masyarakat atau kepentingan Perhutani karena menurut kami orang awam tidak mungkin mobil perhutani yang mengangkut LOK dan tonase tinggi bisa lewat jalan desa kalau tidak ada ijin atau pun koordinasi dengan pihak desa atau pun pihak karang taruna,
Kami sangat mengharapkan kepada Bapak Bupati Kabupaten Sukabumi Segera turun tangan lihat lah keadaan jalan di desa kami ini dan segera menghentikan angkutan LOK dari Perhutani atau pun dari pengusaha pengusaha kayu Lok tersebut karena kami semua yang merasakan kan dampak nya jalan jadi hancur srperti ini pungkas nya
(
Pewarta : Mardi GTN kabiro kab.Sukabumi
)
Sebelumnya
Respon Cepat, Camat Kemiri Tanggap Laporan Warga Perihal adanya Pembuangan Limbah Kimia Cair Yang...
Selanjutnya
Kepedulian Polresta Bandara Soetta Hadir Bagikan Sembako Kepada Warga Sekitar Bandara...