Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Jumat, 04 September 2026
Pilih Mode:
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Kecelakaan - GTN Politik - GTN Pendidikan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Alami Keluhan Pada Jantung, Bupati Bogor Dirawat Di RSUD Ciawi

by Gardatipikornews.com
04 September 2026 - 26 Views

Ciawi, Bogor || Gardatipikornews.com --  Mengalami keluhan pada Jantung, Bupati Bogor Rudy Susmanto menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. KH. Idham Chalid Ciawi, Kabupaten Bogor. Rudy tiba di rumah sakit sekitar pukul 14.15 WIB pada Kamis (3/9/2026).

Sebelum menjalani perawatan, Rudy melalui media sosialnya telah menyampaikan kepada masyarakat bahwa dirinya akan beristirahat sejenak dari aktivitas pemerintahan untuk menjalani tindakan jantung di RSUD Ciawi.

Rudy mengatakan bahwa pemeriksaan terkait jantung sebelumnya telah dilakukan di salah satu rumah sakit swasta. Namun, pada Kamis, 3 September 2026, dirinya memilih menjalani tindakan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Di sela-sela aktivitas dan berbagai kegiatan, kita terus meninjau beberapa lokasi serta wilayah yang ada di Kabupaten Bogor. Namun, kami juga izin untuk rehat sejenak karena sebelumnya sempat melakukan pemeriksaan dan pengobatan terkait jantung di salah satu rumah sakit swasta," ucapnya.

Rudy mengatakan bahwa dirinya tidak akan melakukan aktivitas pemerintahan pada hari tersebut dan memilih menjalani tindakan medis di RSUD Dr. KH. Idham Chalid Ciawi.

"InsyaAllah, hari ini, Kamis, 3 September 2026, saya tidak ke mana-mana. Saya hanya rehat sejenak untuk menjalani tindakan operasi jantung di salah satu rumah sakit milik pemerintah yang terbaik di Kabupaten Bogor, yaitu RSUD Dr. KH. Idham Chalid Ciawi," tuturnya.

Rudy juga mengungkapkan keinginannya agar proses pemulihan tidak berlangsung terlalu lama. Ia menyebut harus segera kembali menjalankan tugas sebagai Kepala Daerah dan melayani masyarakat Kabupaten Bogor.

"Kami tidak ingin menunggu proses pemulihan terlalu lama, karena setelah itu harus segera kembali beraktivitas dan bekerja. Sebagai pemimpin, saya harus terus hadir dan bekerja untuk melayani masyarakat Kabupaten Bogor," ungkapnya.

Ia kemudian meminta do'a dan dukungan dari masyarakat agar proses tindakan medis serta pemulihan berjalan dengan baik.

"Mohon do'a dan restu dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor agar proses tindakan dan pemulihan berjalan dengan baik. Tentunya, rasa sayang dan cinta saya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor akan terus menjadi semangat bagi saya untuk kembali bekerja dan memberikan yang terbaik,” kata Rudy.

Sementara itu..dr. Fusia Meidiawaty, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, mengatakan bahwa kondisi Bupati Bogor Rudy Susmanto saat ini stabil setelah menjalani tindakan medis untuk mengatasi keluhan pada jantung.

"Alhamdulillah, tadi sore sudah dilakukan tindakan untuk mengatasi keluhan pada jantungnya Pak Bupati dan semua berjalan dengan baik. Bapak Bupati juga kondisinya stabil. Saat ini beliau sedang istirahat," jelas Fusia.

Menurutnya, Tindakan medis yang dilakukan berupa balon kateter. Dalam tindakan tersebut, tidak dilakukan pemasangan ring maupun stent.

"Tindakannya kalau dalam istilah kedokterannya itu balloon catheter. Jadi tidak dipasang ring, tidak dipasang stent, karena kondisi Bapak juga alhamdulillah bagus," terangnya.

Pihaknya menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat penyempitan pada pembuluh darah jantung. Kondisi tersebut, kata dia, kemungkinan berkaitan dengan sejumlah faktor risiko, seperti kadar kolesterol yang tinggi dan tekanan darah tinggi.

"Ada penyempitan pada pembuluh darah jantung Bapak. Mungkin karena adanya kolesterol yang tinggi, darah tinggi dan sebagainya. Tapi semua sudah teratasi dengan baik," ujarnya.

Untuk masa pemulihan kata Fusia secara umum pasien membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat hari. Namun, karena kondisi Rudy stabil dan yang bersangkutan ingin segera kembali beraktivitas, tim medis akan melakukan observasi terlebih dahulu selama 1 x 24 jam.

“Karena memang ingin cepat, insyaAllah 24 jam diobservasi. Mudah-mudahan kalau tidak ada sesuatu yang tidak kita inginkan, Bapak sudah bisa beraktivitas," urai-nya.

Apabila setelah 24 jam tidak terdapat keluhan maupun masalah medis lainnya, Rudy diperkirakan dapat diperbolehkan pulang dan selanjutnya menjalani kontrol serta rawat jalan sesuai rekomendasi dokter.

"Kalau dalam 1 x 24 jam Bapak tidak ada keluhan, Mudah-mudahan Bapak sudah bisa beraktivitas normal. Setelah 24 jam tidak ada masalah, besok Bapak sudah bisa pulang," tambahnya.

Tindakan medis terhadap Rudy ditangani oleh Dokter Kornadi, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah intervensi. Saat ini, Bupati Bogor tersebut masih menjalani perawatan dan observasi di ruang rawat INO VIP RSUD Dr. KH. Idham Chalid Ciawi.

Fusia menambahkan, keputusan Rudy menjalani tindakan di rumah sakit daerah tersebut menunjukkan kepercayaannya terhadap fasilitas dan kompetensi tenaga medis yang dimiliki rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Bapak Bupati percaya dengan fasilitas yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah di Kabupaten Bogor. Kalau tidak percaya, Bapak tidak mungkin mau dirawat di sini." pungkasnya.

Jurnalis : @H.jajuli)


Sebelumnya
Faisal Haris Terima Mandap Sebagai Ketua JWI Jawa Barat...

Berita Terkait :