Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Forkopimda OKI Cegah Dini Eskalasi Konflik Sosial di Sungai Sodong

by Gardatipikornews
29 Mei 2024 - 709 Views

Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan || Gardatipikornews.com

  - Penjabat Bupati Ogan Komering Ilir,Ir  Asmar Wijaya MM, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung menyambangi Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, pada Selasa, (28/5/2024) Didampingi Kapolres OKI, AKBP Hendrawan Susanto, Kajari OKI, Hendri Hanafi, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pj. Bupati Asmar berdialog dengan perwakilan perusahaan dan masyarakat Desa Sungai Sodong. Upaya ini dilakukan untuk pencegahan dini potensi konflik sosial antara perusahaan dan masyarakat setempat. Kami hadir ke sini untuk mencari solusi terhadap persoalan yang terjadi baik antara masyarakat dengan perusahaan. Tentunya setiap permasalahan ada jalan keluarnya,” ungkap Asmar. Pj. Bupati bersama Forkopimda OKI meminta kepada pihak perusahaan, yakni PT Sumber Wangi Alam (SWA), dan masyarakat agar sama-sama dapat menahan diri. “Saya harap semua bisa menahan diri, baik masyarakat maupun pihak perusahaan, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” papar Asmar. Pj. Bupati Ir Asmar Wijaya,MM juga meminta kepada perusahaan untuk menghentikan sementara aktivitas perusahaan, khususnya di area seluas 633 hektar yang masih bersengketa antara masyarakat dan perusahaan. “Silakan perusahaan melakukan aktivitas tanam tumbuh, namun khusus area 633 yang masih sengketa untuk dihentikan sementara hingga adanya kesepakatan bersama antara perusahaan dan masyarakat,” pinta Asmar. Manager Perkebunan PT SWA, William Herland Manik, awalnya tetap bersikukuh melakukan kegiatan replanting. Namun setelah diberikan penjelasan oleh Pj. Bupati dan Forkopimda OKI, pihaknya menerima. “Mohon dibuatkan surat agar kami dapat menyampaikan ke pimpinan,” pintanya. Setelah sebelumnya muncul ketegangan saat warga setempat melakukan aksi unjuk rasa menentang kegiatan replanting (peremajaan tanaman) kelapa sawit pada malam hari oleh PT Sumber Wangi Alam (SWA) di lahan seluas 633 hektar, kondisi desa tersebut hingga kini aman dan kondusif. Kepala Desa Sungai Sodong, Syamsul, mengatakan pemerintah desa selalu menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kamtibmas, jangan sampai terjadi perselisihan. “Hanya saja ke depan PT. SWA diminta untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa jika ingin menggarap lahan yang ada agar tidak terjadi perselisihan demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” pintanya. Meskipun kondisi di Desa Sungai Sodong telah kondusif, Polres OKI tetap menyiagakan personil khususnya di area yang disengketakan. “Sudah satu bulan terakhir, kami rutin menggelar patroli dialogis untuk memastikan keadaan di Desa Sungai Sodong dan PT. SWA dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali,” kata Kapolres OKI, Hendrawan Susanto. Menurut Hendrawan, kondusifitas tersebut berguna bagi kedua belah pihak. Bagi PT. SWA, dapat melaksanakan aktivitas perkebunan, yakni tanam tumbuh di perkebunan milik mereka. “Sementara bagi warga Desa Sungai Sodong, mereka merasa terayomi dengan adanya kehadiran pihak Polres OKI,” tutupnya. ( @HMD).
Sebelumnya
GIAT SINERGITAS TNI POLRI DAN PERANGKAT DESA WILAYAH HUKUM POLSEK CARINGIN SAMBANGI PASAR TOHAGA...
Selanjutnya
Polda Sumsel Mulai Melakukan Lagi Penggrebekan Gudang BBM Ilegal Di Pulau Semambu OI Digrebek...

Berita Terkait :